Petani Tembakau Temanggung Didorong Tanam Sejak April

10 hours ago 5

Harianjogja.com, TEMANGGUNG— Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Temanggung mengimbau petani tembakau mempercepat masa tanam untuk menjaga kualitas hasil di tengah potensi musim kemarau.

Imbauan ini disampaikan sebagai langkah antisipasi agar tanaman masih mendapatkan pasokan air dari sisa musim hujan pada awal masa tanam di Temanggung, Jawa Tengah.

Kepala Bidang Hortikultura dan Perkebunan DKPPP Temanggung, Sumarno, menjelaskan percepatan tanam pada April hingga Mei 2026 menjadi strategi penting menghadapi kondisi cuaca ke depan.

“Percepatan masa tanam pada April hingga Mei 2026 dilakukan sebagai strategi menghadapi musim kemarau,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).

Dengan penanaman lebih awal, tanaman tembakau diharapkan masih memperoleh cukup air sebelum memasuki puncak musim kering.

Petani Diminta Siapkan Cadangan Air

Selain mempercepat tanam, petani juga diminta menyiapkan cadangan air di lahan untuk mendukung pertumbuhan tanaman saat kemarau mulai berlangsung.

Menurut Sumarno, wilayah dengan akses irigasi relatif aman, tetapi daerah di dataran tinggi perlu mengoptimalkan sumber air yang tersedia.

“Penanaman lebih awal penting agar tanaman tetap mendapat kecukupan air, terutama di daerah atas yang mengandalkan sumber air terbatas,” katanya.

Dengan pola tanam lebih awal, masa panen diharapkan jatuh pada Agustus hingga September 2026, bertepatan dengan musim kemarau yang dinilai ideal untuk menghasilkan tembakau berkualitas.

Pada 2025, luas tanam tembakau di Temanggung mencapai sekitar 13.500 hektare yang tersebar di lereng Gunung Sumbing, Sindoro, dan Prahu.

Dari luasan tersebut, produksi tembakau kering tercatat sekitar 9 ribu ton, menunjukkan peran penting komoditas ini bagi perekonomian daerah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news