Petugas kebersihan membersihkan kamar di Gedung Makkah Asrama Haji Donohudan (AHD) Boyolali, Jumat (10/4/2026). (Solopos - Ni'matul Faizah)
Harianjogja.com, BOYOLALI — Asrama Haji Donohudan (AHD) terus berbenah menjelang musim haji 2026/1447 Hijriah. Sebanyak 29.122 calon haji (calhaj) dijadwalkan akan diberangkatkan melalui Embarkasi Solo.
Pengelola menyiapkan 1.925 tempat tidur sebagai fasilitas transit jemaah sebelum bertolak ke Tanah Suci.
Kepala Unit Pengelolaan AHD Boyolali, Agus Pratomo, menyebut hingga H-10 keberangkatan, kesiapan telah mencapai 95 persen.
“Persiapan sudah kami lakukan sejak awal tahun, terutama untuk pembenahan fisik,” ujarnya saat ditemui, Jumat (10/4/2026).
Fasilitas Ditingkatkan
Sejumlah fasilitas mengalami peningkatan, mulai dari perbaikan area parkir untuk kelancaran arus bus jemaah hingga pembenahan gedung dan kamar.
Pengelola juga menambah fasilitas pendukung seperti water heater dan peningkatan daya listrik dari 55 kVa menjadi 345 kVa.
Selain itu, Gedung Muzdalifah yang digunakan sebagai lokasi pelepasan jemaah turut diperbarui dengan tambahan pintu dan sistem pendingin ruangan demi kenyamanan.
Dari sisi sanitasi, AHD melakukan peningkatan standar, mulai dari penyaringan air, pengelolaan sampah antilalat, penyediaan toilet portable, hingga sistem pengolahan limbah.
Koordinasi juga telah dilakukan dengan berbagai pihak guna memastikan kelancaran proses embarkasi haji tahun ini.
Jadwal Kloter Dimulai 21 April
Kedatangan kloter pertama dijadwalkan pada 21 April 2026 pukul 06.00 WIB. Selanjutnya, jemaah akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada 22 April 2026 pukul 01.00 WIB.
Kloter awal berasal dari Kabupaten Tegal, dan setiap harinya AHD akan melayani hingga tiga kloter.
Secara keseluruhan, terdapat 81 kloter yang akan diberangkatkan melalui Embarkasi Solo, dengan masa pemberangkatan berlangsung hingga 20 Mei 2026.
Adapun jadwal kepulangan jemaah diperkirakan berlangsung pada 2 Juni hingga 1 Juli 2026.
Tambahan Tenaga Musiman
Untuk mendukung operasional, pengelola menyiapkan sekitar 200 tenaga musiman yang bertugas menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan.
Petugas tersebut mulai bekerja sejak H-5 sebelum kedatangan jemaah dan tetap disiagakan saat masa kepulangan, meski jumlahnya lebih terbatas.
Jumlah jemaah yang melalui Embarkasi Solo tahun ini tercatat berkurang seiring beroperasinya Embarkasi Yogyakarta, sehingga sebagian calhaj asal DIY akan diberangkatkan melalui Kulonprogo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id

7 hours ago
5
















































