KLIKPOSITIF- Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat, segera mengerjakan sejumlah infrastruktur jembatan yang rusak akibat bencana yang melanda kota itu pada November 2025 lalu.Plt Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Imral Fauzi, mengatakan pengerjaan jembatan akan dimulai secara bertahap pada tahun ini hingga 2027 mendatang.
Ia menjelaskan, sumber anggaran berasal dari dana transfer keuangan daerah serta skema bantuan pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum.
“Yang melalui transfer keuangan daerah, kita usulkan jembatan Kampung Tanjung,” ungkapnya.
Menurutnya, Jembatan Kampung Tanjung di Kecamatan Kuranji menjadi prioritas tahun ini karena masih digunakan masyarakat meski dalam kondisi rusak. Hal ini dinilai berisiko terhadap keselamatan pengguna.
“Kenapa ini jadi prioritas, karena meski rusak jembatan itu masih dilintasi masyarakat. Kita khawatir terjadi kecelakaan. Anggarannya sekitar Rp9,5 miliar,” jelasnya.
Ia menambahkan, proses pengerjaan Jembatan Kampung Tanjung akan dimulai dengan tahapan tender pada Juni atau Juli 2026 dan ditargetkan rampung pada tahun yang sama.
Sementara itu, untuk jembatan lain seperti di Gunung Nago, Guo, Surau Gadang, dan sejumlah titik lainnya yang mengalami kerusakan berat, akan diperbaiki melalui skema bantuan Kementerian PU.
Menurutnya, keterbatasan anggaran daerah membuat pemerintah kota harus mengandalkan dukungan dari pemerintah pusat, sehingga pengerjaannya dijadwalkan pada 2027.
“Mayoritas jembatan yang dikerjakan pada 2027 merupakan jembatan dengan kategori putus total. Karena kemampuan anggaran daerah terbatas, kita menggunakan skema bantuan dari pusat,” tutupnya.

6 hours ago
5




















































