PADANG, KLIKPOSITIF — Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui perluasan akses pendidikan tinggi bertaraf internasional. Komitmen tersebut diwujudkan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemko Padang dan Universiti Kuala Lumpur (UniKL), Malaysia, di Auditorium Universitas Negeri Padang (UNP), Kamis (6/8/2026).
Penandatanganan nota kesepahaman itu menjadi salah satu langkah strategis Pemko Padang dalam membuka peluang pendidikan yang lebih luas bagi generasi muda, sekaligus memperkuat kerja sama internasional di bidang pendidikan menjelang bonus demografi Indonesia pada 2045.
Kesepakatan tersebut ditandatangani langsung oleh Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Rektor Universiti Kuala Lumpur (UniKL), Prof. Dr. Ilham Sentosa, serta disaksikan para pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta di Kota Padang.
Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Prof. Dr. Fauzan, M.Pd, Chief Executive Officer Education Malaysia Global Services (EMGS) Ministry of Higher Education Malaysia Novie Tajuddin, Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Barat Habibul Fuadi yang mewakili Gubernur Sumbar, Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Yopi Krislova, Rektor UNP Dr. Ir. Krismadinata, S.T., M.T., Ph.D., unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD Kota Padang, Kepala Kemenag Kota Padang, perwakilan CUCAS China, pimpinan DMDI, para rektor perguruan tinggi, kepala dinas pendidikan kabupaten/kota se-Sumatera Barat, hingga para kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menjadi fondasi utama dalam membangun masa depan Kota Padang. Karena itu, pemerintah kota terus berupaya menghadirkan kesempatan pendidikan yang lebih luas bagi seluruh anak muda, terutama mereka yang memiliki prestasi akademik namun terkendala kondisi ekonomi.
Fadly mengungkapkan, setiap tahun ribuan lulusan SMA di Kota Padang berhasil diterima melalui jalur masuk perguruan tinggi negeri. Namun, tidak sedikit di antaranya yang akhirnya mengurungkan niat melanjutkan pendidikan karena keterbatasan biaya.
“Berdasarkan data tahun 2026, jumlahnya mencapai lebih dari 60 ribu orang. Karena itu Pemko Padang terus membuka berbagai peluang melalui program beasiswa dan kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi,” ujar Fadly.
Menurutnya, kerja sama dengan UniKL menjadi jawaban atas kebutuhan membuka lebih banyak alternatif pendidikan tinggi berkualitas bagi generasi muda Kota Padang.
“Hari ini kita juga menandatangani MoU dengan Universiti Kuala Lumpur, Malaysia, sebagai langkah memperluas pilihan pendidikan tinggi bagi generasi muda Kota Padang,” katanya.
Ia menegaskan bahwa kerja sama tersebut tidak hanya dimaknai sebagai kesempatan belajar di luar negeri, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun generasi yang memiliki daya saing global tanpa kehilangan identitas sebagai anak bangsa.
“Kerja sama internasional ini bukan hanya tentang kesempatan belajar di luar negeri, tetapi tentang membangun generasi muda yang memiliki kompetensi akademik, karakter yang kuat, kemampuan berbahasa, wawasan global, serta tetap berakar pada nilai budaya Minangkabau dan jati diri bangsa,” tutur Fadly.
Fadly menjelaskan, komitmen Pemko Padang dalam meningkatkan kualitas pendidikan telah diwujudkan melalui berbagai program nyata. Pada 2025, pemerintah kota mengirimkan enam mahasiswa melalui program beasiswa penuh double degree di Sampoerna University. Program tersebut kemudian diperluas pada 2026 dengan meningkatkan jumlah penerima menjadi delapan mahasiswa.
Selain itu, melalui kolaborasi bersama Universitas Andalas, Universitas Negeri Padang, Politeknik Negeri Padang, UPI YPTK, serta sembilan universitas di Provinsi Guangdong, Tiongkok, sebanyak 60 mahasiswa terbaik Kota Padang telah diberangkatkan untuk mengikuti program internasional.
Di sektor pendidikan vokasi, kerja sama dengan Politeknik Kirana juga membuahkan hasil positif. Sebanyak 41 lulusan telah dipersiapkan untuk memasuki industri penerbangan, menunjukkan bahwa pengembangan sumber daya manusia tidak hanya difokuskan pada pendidikan akademik, tetapi juga pada peningkatan kompetensi vokasional yang sesuai kebutuhan dunia kerja.
Fadly berharap sinergi dengan pemerintah Malaysia, UniKL, serta berbagai perguruan tinggi di dalam dan luar negeri terus berkembang sehingga membuka lebih banyak peluang mobilitas mahasiswa, pertukaran dosen, kolaborasi riset, hingga penguatan kapasitas generasi muda Kota Padang.
Sementara itu, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Dr. Fauzan memberikan apresiasi terhadap langkah progresif yang dilakukan Pemerintah Kota Padang.
Menurutnya, kepemimpinan Fadly Amran menunjukkan keberanian untuk mendorong perubahan tidak hanya dari sisi pembangunan fisik, tetapi juga dari cara berpikir masyarakat.
“Ada pesan Wali Kota Padang yang menurut saya patut menjadi renungan bersama. Pesannya mengajak warga Padang untuk berubah,” ujar Fauzan.
Ia menilai pembangunan bangsa harus dimulai dari daerah, sebab daerah merupakan pondasi utama kemajuan Indonesia.
“Kami menyadari kemajuan suatu bangsa digerakkan secara serentak, tetapi kekuatan dan pondasi ada di daerah. Maka Wali Kota Padang sudah memulai itu, dan mudah-mudahan ini akan dapat mengakselerasi kemajuan bangsa Indonesia,” katanya.
Fauzan bahkan menyebut langkah yang ditempuh Pemko Padang merupakan kebijakan yang visioner dan futuristik karena berinvestasi pada pembangunan manusia melalui pendidikan.
“Saat ini Wali Kota Fadly Amran ingin mengulik kembali semangat itu, mudah-mudahan jasa beliau ini tak kalah dengan jasa para pendahulunya,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Fauzan juga menyampaikan ucapan selamat atas Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357. Ia mengingatkan bahwa usia sebuah kota tidak sekadar dihitung dari angka, melainkan dari perjalanan panjang yang telah melahirkan banyak tokoh besar yang memberi kontribusi bagi bangsa Indonesia.
Dukungan juga datang dari Pemerintah Malaysia. Chief Executive Officer Education Malaysia Global Services (EMGS) Ministry of Higher Education Malaysia, Novie Tajuddin, menyatakan penandatanganan MoU tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan pendidikan antara Malaysia dan Indonesia.
“Saya mewakili Kementerian Pendidikan Tinggi Malaysia tentunya sangat menyambut baik kerja sama ini. Kerja sama ini semakin menguatkan perguruan tinggi antar kedua negara,” ujar Novie.
Menurutnya, kolaborasi antara Universiti Kuala Lumpur dan Pemerintah Kota Padang membuka ruang yang lebih luas bagi pertukaran mahasiswa, dosen, pengembangan kurikulum, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia yang mampu bersaing di tingkat internasional.
Melalui penandatanganan nota kesepahaman tersebut, Pemko Padang menegaskan arah pembangunan kota yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada penguatan kualitas manusia. Dengan memperluas akses pendidikan global, pemerintah berharap lahir generasi muda Kota Padang yang unggul, berkarakter, berdaya saing internasional, sekaligus tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya Minangkabau sebagai identitas daerah.

3 hours ago
1


















































