Pemko Padang Matangkan Persiapan Penilaian Kota Sehat 2026 untuk Bidik Penghargaan Swasti Saba Wistara

14 hours ago 2

PADANG, KLIKPOSITIF — Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus memperkuat langkah menuju predikat Kota Sehat melalui pematangan berbagai indikator penilaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Tahun 2026. Upaya tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Lintas Sektor Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat yang digelar di Ruang Rapat Bappeda Kota Padang, Jumat (12/6/2026).

Rapat yang dihadiri seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengampu program Kota Sehat itu menjadi forum strategis untuk mengevaluasi progres sekaligus mempercepat pemenuhan berbagai indikator yang menjadi syarat penilaian. Pemerintah kota menilai keberhasilan meraih predikat Kota Sehat tidak hanya bergantung pada sektor kesehatan semata, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan secara terintegrasi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, dr Srikurnia Yati, mengatakan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam memastikan seluruh aspek penilaian dapat dipenuhi secara optimal. Menurutnya, masih terdapat sejumlah hal yang perlu ditindaklanjuti bersama oleh masing-masing OPD sesuai tugas dan kewenangannya.

“Alhamdulillah, kita sudah selesai melaksanakan pertemuan koordinasi dengan seluruh OPD terkait. Banyak hal yang memang harus kita tindak lanjuti bersama terkait dengan sembilan tatanan penilaian,” ujar dr Srikurnia Yati.

Ia menegaskan bahwa pencapaian Kota Sehat merupakan tanggung jawab bersama yang tidak dapat diselesaikan oleh satu instansi saja. Kolaborasi antarsektor menjadi kebutuhan mutlak agar seluruh indikator yang dipersyaratkan dapat terpenuhi tepat waktu.

“Ini tidak bisa dilaksanakan oleh satu OPD saja, perlu kolaborasi. Selain itu, pemahaman masyarakat tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) juga sangat penting untuk mewujudkan Kota Padang sebagai Kota Sehat, sesuai dengan misi Wali Kota kita,” tambahnya.

Dalam rapat tersebut, sejumlah OPD diminta segera melengkapi dokumen pendukung atau evidence yang menjadi bagian penting dalam proses verifikasi penilaian. Selain kelengkapan administrasi, percepatan implementasi program di lapangan juga menjadi perhatian utama agar indikator yang telah ditetapkan dapat tercapai secara maksimal.

Pada sektor pendidikan, misalnya, pemerintah menekankan pentingnya pemenuhan fasilitas Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di seluruh jenjang pendidikan. Selain itu, percepatan implementasi program Sekolah Ramah Anak juga menjadi salah satu fokus yang harus segera dituntaskan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan mendukung tumbuh kembang anak.

Sementara itu, pada sektor infrastruktur dan fasilitas publik, perhatian diarahkan pada penyediaan trotoar yang ramah bagi penyandang disabilitas. Upaya tersebut dinilai penting dalam mewujudkan aksesibilitas yang setara bagi seluruh warga. Di sisi lain, optimalisasi pelaksanaan program Car Free Day juga terus didorong sebagai sarana meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus membudayakan pola hidup sehat di tengah masyarakat.

Komitmen serupa juga ditunjukkan oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) yang terus berupaya menghadirkan kawasan permukiman yang sehat, aman, nyaman, dan layak huni bagi masyarakat. Pengembangan lingkungan permukiman yang berkualitas menjadi salah satu indikator penting dalam mendukung terciptanya kota yang sehat secara menyeluruh.

Pemko Padang menilai bahwa keberhasilan meraih status Kota Sehat tidak hanya ditentukan oleh kesiapan pemerintah, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat. Kesadaran warga dalam menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menjaga kebersihan lingkungan, serta mendukung berbagai program pembangunan menjadi faktor yang turut menentukan keberhasilan penilaian.

Melihat progres yang telah dicapai serta komitmen yang ditunjukkan seluruh pihak, Dinas Kesehatan Kota Padang optimistis peluang Kota Padang untuk meraih penghargaan tertinggi dalam penilaian Kabupaten/Kota Sehat, yakni Swasti Saba Wistara, terbuka sangat lebar.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news