Pemko Padang Evaluasi Dubalang Kota, Garda Terdepan Jaga Keamanan hingga Kontrol Sosial Berbasis Adat Minangkabau

20 hours ago 6

PADANG, KLIKPOSITIF — Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan keberadaan Dubalang Kota menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kontrol sosial berbasis nilai adat Minangkabau di tengah masyarakat. Penegasan itu disampaikannya saat memimpin Pertemuan Evaluasi Kinerja Dubalang Kota di Ruang Abu Bakar Ja’ar, Balai Kota Padang, Aie Pacah, Senin (18/5/2026).

Pertemuan tersebut dihadiri Tim Percepatan Pembangunan (TPP) Kota Padang, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Padang Tarmizi Ismail, Kepala Satpol PP Kota Padang Chandra Eka Putra, kepala OPD terkait, camat se-Kota Padang, hingga perwakilan Dubalang Kota dari berbagai wilayah di Kota Padang.

Baca Juga

Dalam arahannya, Fadly Amran menyebut pembentukan Dubalang Kota merupakan langkah strategis Pemerintah Kota Padang untuk memperkuat sistem keamanan dan ketertiban masyarakat berbasis kearifan lokal. Menurutnya, pendekatan adat menjadi salah satu solusi penting dalam menghadapi berbagai persoalan sosial yang terjadi di tengah masyarakat perkotaan.

“Dubalang Kota bukan sekadar petugas patroli malam. Mereka hadir sebagai representasi nilai adat Minangkabau dalam menjaga ketertiban dan kontrol sosial di lingkungan masyarakat,” ujar Fadly Amran.

Ia menilai, keberadaan Dubalang Kota sejauh ini telah menunjukkan hasil yang positif. Berbagai persoalan sosial seperti tawuran, balap liar, penyalahgunaan narkoba hingga tindakan asusila di sejumlah kawasan dinilai mulai dapat ditekan melalui keterlibatan aktif Dubalang Kota bersama unsur terkait.

Fadly Amran mengapresiasi kerja para Dubalang yang selama ini turun langsung ke lapangan melakukan patroli dan deteksi dini di wilayah masing-masing. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kuatnya sinergi antara Dubalang Kota dengan niniak mamak, Satpol PP, TNI, Polri, serta unsur masyarakat lainnya.

“Keberhasilan ini lahir dari kolaborasi. Dubalang Kota tidak bekerja sendiri, tetapi bersama niniak mamak, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Program Dubalang Kota sendiri merupakan bagian dari aktivasi Program Unggulan (Progul) Padang Sigap, salah satu dari sembilan program unggulan Pemerintah Kota Padang yang difokuskan pada penguatan keamanan dan ketertiban masyarakat secara responsif dan berbasis komunitas.

Fadly menegaskan, pendekatan humanis dan berbasis adat harus terus menjadi ruh utama dalam pelaksanaan tugas Dubalang Kota. Ia berharap koordinasi lintas sektor semakin diperkuat agar berbagai persoalan sosial dapat ditangani lebih cepat dan efektif.

“Kita ingin penanganan persoalan sosial dilakukan secara cepat, efektif, tetapi tetap humanis. Nilai adat dan pendekatan persuasif harus menjadi kekuatan utama,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya menghidupkan kembali peran nagari di dalam kota. Menurutnya, nilai-nilai adat dan peran niniak mamak harus benar-benar dirasakan kehadirannya oleh masyarakat, terutama generasi muda.

“Kalau peran nagari hidup, maka kontrol sosial juga akan semakin kuat. Niniak mamak harus hadir di tengah masyarakat untuk membimbing anak kemenakan,” tambahnya.

Kepala Satpol PP Kota Padang Chandra Eka Putra mengungkapkan, saat ini terdapat 208 Dubalang Kota yang bertugas di seluruh wilayah Kota Padang. Mereka merupakan utusan yang direkomendasikan langsung oleh Kerapatan Adat Nagari (KAN) dengan formasi dua orang di setiap kelurahan.

“Dubalang Kota merupakan representasi adat di tengah masyarakat. Mereka direkomendasikan oleh KAN dan bertugas membantu pengawasan sosial di wilayah masing-masing,” jelas Chandra.

Ia menerangkan, para Dubalang melaksanakan patroli dan deteksi dini setiap hari mulai pukul 20.00 WIB hingga 06.00 WIB. Dalam pelaksanaannya, mereka berkoordinasi dengan Satpol PP, aparat kepolisian, serta perangkat wilayah setempat.

Menurut Chandra, keberadaan Dubalang Kota memberikan dampak signifikan terhadap penurunan kasus tawuran dan balap liar di sejumlah titik rawan di Kota Padang. Bahkan di beberapa wilayah seperti Kecamatan Koto Tangah, Dubalang Kota turut membantu aparat dalam menggagalkan kasus penyalahgunaan narkotika.

“Beberapa kasus berhasil dicegah berkat deteksi dini yang dilakukan Dubalang Kota di lapangan. Ini menunjukkan kehadiran mereka sangat membantu menjaga ketertiban masyarakat,” katanya.

Evaluasi tersebut juga menjadi forum untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, unsur adat, dan Dubalang Kota agar sistem pengawasan sosial berbasis masyarakat di Kota Padang semakin optimal ke depan.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news