KLIKPOSITIF – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dasar di wilayah Siberut Utara.
Tahun 2026 ini, dua proyek strategis yang akan direalisasikan yakni pembangunan fasilitas air baku di Sirilanggai serta lanjutan pembangunan pemecah ombak di Muara Sikabaluan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mentawai, Brandus Donatus, menyampaikan bahwa proyek air baku di Sirilanggai sebenarnya telah direncanakan sejak lama.
Fasilitas ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di Siberut Utara yang sebelumnya dirancang melayani tiga desa.
“Sumber airnya direncanakan dari Air Terjun Singunung di Dusun Sirilanggai. Ini sudah lama dirancang, tapi sempat terhenti karena keterbatasan anggaran,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pada tahun 2025 pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V memastikan adanya peluang pendanaan melalui skema pinjaman luar negeri.
Setelah dilakukan konfirmasi kembali pada 2026, anggaran tersebut dinyatakan tersedia dengan nilai sekitar Rp65 miliar.
Namun, proyek ini sempat terkendala perizinan pemanfaatan kawasan hutan produksi konversi yang hingga kini masih dalam proses.
“Mentawai menjadi prioritas, dan saat ini perizinannya sedang diurus oleh Pemkab,” tambahnya.
Sebelumnya, proyek serupa juga telah direalisasikan di wilayah Sioban sebagai bagian dari upaya pemenuhan air bersih di Kepulauan Mentawai.
Selain air baku, pemerintah daerah juga melanjutkan pembangunan pemecah ombak di Muara Sikabaluan. Proyek ini telah diusulkan sejak 2017 dan sebagian pembangunan telah dilaksanakan dalam dua tahap sebelumnya.
Pada tahun 2025, Bupati Mentawai, Rinto Wardana Samaloisa kembali mengajukan lanjutan pembangunan, dan untuk tahun 2026 telah dialokasikan anggaran sekitar Rp12 miliar, termasuk biaya pengawasan.
“Program ini merupakan murni dari Kementerian Pekerjaan Umum melalui BWS V. Kami di daerah hanya mengusulkan, dan pelaksanaannya dilakukan oleh pihak pusat,” jelas Brandus.
Ke depan, pembangunan pemecah ombak ini direncanakan akan berlanjut sepanjang pesisir Siberut Utara, mulai dari Muara Sikabaluan hingga Dusun Pokai, guna mengurangi dampak abrasi dan melindungi kawasan pesisir.
Seluruh proyek tersebut saat ini berada dalam tahap proses tender dan ditargetkan mulai dikerjakan pada tahun 2026 ini.
Pemerintah daerah berharap kehadiran infrastruktur tersebut dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta memperkuat ketahanan wilayah pesisir di Mentawai.(*)

9 hours ago
3




















































