Peluang Kerja ke Jepang Terbuka, Pemkab Magelang Dorong SDM Lokal Naik Kelas

2 hours ago 2

Peluang Kerja ke Jepang Terbuka, Pemkab Magelang Dorong SDM Lokal Naik Kelas

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Magelang, Siti Zumaroh dalam Hari Jadi ke-14 LPK Saitama di Jumoyo, Salam, Kabupaten Magelang, Senin (24/8/2026). /Harian Jogja/Nina Atmasari

Harianjogja.com, MAGELANG— Kebutuhan tenaga kerja Jepang dalam lima tahun mendatang diproyeksikan mencapai sekitar 820.000 orang. Peluang tersebut dinilai menjadi kesempatan bagi tenaga kerja Indonesia, termasuk dari Kabupaten Magelang, untuk masuk ke pasar kerja global.

Pemerintah Kabupaten Magelang mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, meningkatkan keterampilan, kemampuan bahasa, dan kompetensi agar sesuai dengan kebutuhan industri di Jepang.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Magelang, Siti Zumaroh, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri peringatan HUT ke-14 LPK Saitama sekaligus peluncuran Sending Organization (SO) PT Ayaka Jossei Center di Jumoyo, Kecamatan Salam, Senin (24/8/2026).

Kualitas Pekerja Jadi Perhatian

Menurut Zumaroh, peluang bekerja ke luar negeri harus diikuti kesiapan sumber daya manusia (SDM). Calon pekerja tidak cukup hanya mengandalkan ijazah, tetapi juga perlu memiliki keterampilan, kemampuan bahasa, disiplin, karakter, serta pemahaman mengenai budaya kerja dan hak sebagai pekerja migran.

“Yang harus kita kejar bukan hanya jumlah orang yang berangkat, tetapi kualitas orang yang berangkat,” tegasnya.

Ia menilai keberadaan Sending Organization menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem penyiapan dan penempatan tenaga kerja. Proses tersebut mencakup pelatihan, penguasaan bahasa, rekrutmen hingga pendampingan selama bekerja di luar negeri.

Seluruh tahapan tersebut, kata dia, perlu dilakukan secara baik dan transparan. Pemkab Magelang berharap masyarakat dapat memperoleh akses terhadap peluang kerja global secara legal, aman, dan sesuai kompetensi.

Peningkatan kualitas tenaga kerja juga diyakini dapat memberikan dampak terhadap perekonomian daerah.

“Ketika SDM kita sudah baik dan kompeten untuk bekerja, terutama di Jepang, harapannya pendapatan meningkat. Dengan begitu perekonomian membaik, pengangguran menurun, dan kemiskinan juga ikut turun,” katanya.

Jepang Butuh Pekerja di Berbagai Sektor

Direktur PT Saitama Juara Mendunia, Alfadlol, didampingi penasehat, Gunadi Yusuf, mengungkapkan kebutuhan tenaga kerja Jepang dalam lima tahun mendatang diproyeksikan mencapai sekitar 820.000 orang.

Kebutuhan tersebut berasal dari sejumlah sektor, antara lain perawatan atau caregiver, elektronik, otomotif, hingga operator mesin.

“Per hari ini sudah mulai berdatangan beberapa perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja dari kita. Ada perawat, industri elektronik, otomotif, dan beberapa lainnya,” kata Alfadlol.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, LPK Saitama telah menjalin kerja sama dengan puluhan sekolah dan perguruan tinggi dalam menyiapkan calon tenaga kerja.

Dari ekosistem pendidikan dan pelatihan di bawah Holding PT Saitama Juara Mendunia, lebih dari 2.100 peserta disebut telah bekerja atau mengikuti program di Jepang.

Saat ini, sekitar 150 tenaga perawat serta tenaga operator mesin dan elektronik tengah dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan perusahaan di Jepang.

Ada Dua Jalur Penempatan ke Jepang

Peluncuran Ayaka Jossei Center sebagai Sending Organization memberikan jalur tambahan bagi calon tenaga kerja Indonesia yang ingin bekerja di Jepang.

Selama ini, LPK Saitama banyak menyiapkan peserta melalui program kerja sama pemerintah dengan Kementerian Ketenagakerjaan dan IM Japan. Sementara itu, Ayaka sebagai SO dapat melakukan penempatan langsung sesuai kebutuhan perusahaan Jepang.

“Sekarang kami punya dua jalur. Saitama melalui program pemerintah dan IM Japan, sedangkan Ayaka sebagai SO bisa langsung menyesuaikan kebutuhan perusahaan,” ujar Alfadlol.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news