KLIKPOSITIF- Sejumlah wilayah di Sumatera Barat (Sumbar) mengalami peningkatan suhu udara dalam beberapa hari terakhir. Meski demikian, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih terjadi pada sore hingga malam hari di sejumlah daerah.
Koordinator Observasi dan Informasi BMKG Kelas II Stasiun Minangkabau, Yudha Nugraha membenarkan hal tersebut.Ia mengatakan hasil pengamatan pada 26 dan 27 April 2026 menunjukkan adanya kenaikan suhu maksimum di beberapa wilayah.
Menurutnya, kondisi suhu maksimum terjadi, seperti Padang Pariaman, Kota Padang, Solok, dan Lima Puluh Kota mencatat suhu berkisar antara 34 hingga 35 derajat Celsius.
“Secara umum kondisi ini masih relatif normal, dengan kenaikan sekitar 1-2 derajat dari rata-rata dan belum masuk kategori ekstrem,” ungkap Yudha dikonfirmasi Katasumbar, Selasa (28/4/2026).
Namun demikian, masyarakat merasakan suhu yang lebih panas dari biasanya. Hal ini dipengaruhi oleh kombinasi beberapa faktor meteorologis, seperti kelembapan udara yang tinggi pada siang hari yang mencapai 70-80 persen, serta kondisi angin yang cenderung lemah.
Menurut Yudha, ketiga parameter tersebut-suhu udara, kelembapan, dan angin-berpengaruh terhadap indeks kenyamanan tubuh. “Sehingga suhu yang dirasakan bisa lebih panas dibandingkan suhu yang terukur,” katanya.
Ia menjelaskan, peningkatan suhu ini juga dipicu oleh masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau. Pada periode ini, kelembapan udara masih tinggi meskipun curah hujan mulai berkurang.
Selain itu, pola angin timuran turut memengaruhi kondisi cuaca di wilayah barat Bukit Barisan dengan menghambat pertumbuhan awan. Minimnya tutupan awan menyebabkan radiasi matahari lebih langsung mencapai permukaan bumi sehingga meningkatkan suhu udara.
Faktor lain yang turut berperan adalah adanya lapisan inversi yang membuat atmosfer lebih stabil dan menghambat terbentuknya awan konvektif. “Adanya lapisan inversi menyebabkan kondisi udara menjadi stabil, sehingga tidak ada pertumbuhan awan konvektif,” jelasnya.
Meski demikian, kondisi ini tidak merata di seluruh wilayah Sumbar. BMKG memprakirakan potensi hujan masih dapat terjadi pada sore hingga malam hari di beberapa daerah.
“Ya, tidak semua kondisi ini merata di Sumatera Barat, bahkan pada saat sore-malam hari potensi hujan dengan intensitas sedang masih dapat terjadi di beberapa daerah di Sumbar,” ujarnya.

6 hours ago
6




















































