Pameran Foto Jurnalistik Digelar di Istana Pagaruyung

4 hours ago 1

Spanduk Dealer Program Juli Honda 300 x 50 cm

KLIKPOSITIF – Pameran foto jurnalistik bertajuk Prahara Pulau Emas dibuka di Istana Baso Pagaruyung, Tanah Datar, Senin 27 Juli 2026.

Kegiatan ini berlangsung selama 4 hari, yang akan berakhir pada Kamis 30 Juli 2026.

Pameran ini memuat dokumentasi visual bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumbar pada penghujung tahun 2025.

Melalui foto-foto yang ditampilkan, pengunjung bisa melihat secara detail dan merasakan bagimana dampak dari bencana yang melanda.

Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly, yang membuka pameran foto jurnalistik ini mengaku jika foto-foto yang ditampilkan pada pameran sangat membuat hati terenyuh.

“Tentu hal ini menimbulkan empati sangat dalam buat kita. Membuat kita lebih sadar lagi menjaga alam ini, baik kita di pemerintahan, swasta dan masyarakat luas,” ujar Fadly.

Menurut Fadly, pameran foto ini juga menyadarkan semua pihak bagaimana pentingnya semangat gotongroyong terbangun dalam situasi yang sulit.

“Kalau kita menjaga alam, alam itu juga menjaga kita. Mudah-mudahan dengan melalui pameran foto ini membuat kesadaran bagi kita supaya kita lebih aware lagi mencintai lingkungan,” ucapnya.

Fadly mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi sebesar-besarnya kepada PFI yang telah menggelar pameran foto tersebut. Apalagi, dipilihnya Tanah Datar sebagai lokasi kegiatan.

“Kami patut berbangga karena pameran ini pertama kali dilaksanakan di Sumbar, terutama di Kabupaten Tanah Datar yang berlokasi di Istana Baso Pagaruyung kebanggan kita,” kata dia.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar ke depan akan siap berkolaborasi dengan PFI. Salah satunya, upaya meningkatkan pariwisata.

“Melalui pameran foto tentunya bisa menampilkan hal yang indah di wilayah kami, membuat orang berkunjung di Tanah Datar,” tuturnya.

Roadshow Tiga Provinsi

Koordinator Wilayah PFI Region Sumatra, Hendra Syamhari, mengatakan pameran foto ini bagian dari roadshow pameran karya fotografi jurnalistrik di tiga provinsi yang terdampak bencana.

“Kami berharap dengan adanya pameran ini mengingatkan kepada kita, kepada generasi kita bahwa besok lusa mereka akan melihat Sumatra pernah hancur seperti ini,” kata Hendra.

“Kita sebagai generasi sebelumnya harus menjaga. Kita yang saat sekarang ini masih aman, bagaimana agar kita bisa menjaga atau pun merawat alam kita sehingga bisa terus dinikmati oleh anak cucu kita” sambungnya.

Hendra menambahkan, pameran foto ini menyajikan peristiwa bencana hidrometeorologi di tiga provinsi tersebut beserta upaya penanganan dan pemulihan dampak bencana.

“Kami menampilkan 68 karya foto dari 38 pewarta foto dibIndonesia yanh saat peristiwa bencana alam turun langsung mendokumentasikan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua PFI Padang Arif Pribadi, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, terutama Pemerintah Kabupaten Tanah Datar yang telah mendukung terselenggaranya pameran foto tersebut.

Pameran ini terselenggara berkat kolaborasi Pewarta Foto Indonesia (PFI), Yayasan Matawaktu, PT PLN (Persero) dan Pemkab Tanah Datar.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news