MGMP Bahasa Inggris SMP Kota Padang Dorong Guru Adaptif Hadapi Era AI

10 hours ago 1

Spanduk Dealer Program Juli Honda 300 x 50 cm

PADANG, KLIKPOSITIF — Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Inggris tingkat SMP Kota Padang resmi membuka kegiatan MGMP Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2026/2027 di Aula Pertemuan SMP Negeri 25 Padang, Senin (27/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi para guru untuk memperkuat kompetensi profesional sekaligus merancang pembelajaran Bahasa Inggris yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Mengusung tema “Empowering English Teachers Through Artificial Intelligence (AI) for Innovative Learning”, kegiatan MGMP diarahkan tidak sekadar menjadi forum pertemuan rutin para pendidik, tetapi juga ruang kolaborasi untuk meningkatkan kapasitas guru dalam memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) sebagai bagian dari proses pembelajaran.

Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang yang diwakili Kasi Kurikulum, Junaidi. Dalam sambutannya, Junaidi menekankan bahwa transformasi pendidikan tidak dapat dilepaskan dari kesiapan guru untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perubahan teknologi yang berlangsung cepat.

Menurut dia, guru memiliki posisi strategis dalam memastikan perkembangan teknologi, termasuk AI, dapat dimanfaatkan secara tepat untuk mendukung proses belajar mengajar. Karena itu, peningkatan kompetensi guru harus dilakukan secara berkelanjutan agar pembelajaran yang diberikan kepada peserta didik tetap relevan dengan tantangan zaman.

“Guru harus terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), sebagai sarana menciptakan pembelajaran yang lebih efektif, kreatif, dan bermakna bagi peserta didik,” ujar Junaidi.

Ia menilai pemanfaatan teknologi dalam pendidikan tidak boleh berhenti pada kemampuan menggunakan perangkat digital. Lebih jauh, teknologi harus mampu membantu guru menciptakan pengalaman belajar yang mendorong peserta didik berpikir kritis, kreatif, mandiri, dan mampu berkolaborasi.

Dalam kesempatan tersebut, Junaidi juga mengajak guru Bahasa Inggris mengambil peran aktif dalam menyukseskan berbagai program unggulan Pemerintah Kota Padang, termasuk Padang Juara. Menurutnya, penguasaan Bahasa Inggris menjadi salah satu modal penting bagi generasi muda untuk berinteraksi dan berkompetisi dalam lingkungan global.

Karena itu, guru didorong memberikan ruang yang lebih luas kepada peserta didik untuk mengembangkan kemampuan Bahasa Inggris melalui berbagai kegiatan, termasuk mengikuti perlombaan bertaraf internasional maupun program pertukaran pelajar ke luar negeri.

“Kita ingin anak-anak Kota Padang memiliki wawasan global. Karena itu, guru harus memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berpartisipasi dalam berbagai perlombaan dan program pertukaran pelajar ke luar negeri,” katanya.

Ia berharap penguatan pembelajaran Bahasa Inggris tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik di ruang kelas, tetapi juga mampu membuka akses peserta didik terhadap pengalaman, pengetahuan, dan jejaring internasional.

Sementara itu, Ketua MGMP Bahasa Inggris tingkat SMP Kota Padang, Deka Mardeka Putra, mengatakan tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut merupakan respons terhadap perkembangan teknologi yang semakin memengaruhi dunia pendidikan.

Menurut Deka, AI memiliki potensi besar untuk membantu guru dalam menyiapkan pembelajaran yang lebih efektif dan sesuai kebutuhan peserta didik. Namun, pemanfaatannya tetap membutuhkan pemahaman dan kompetensi guru agar teknologi tersebut digunakan secara bijak dan memiliki nilai tambah dalam proses pembelajaran.

“Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu mengintegrasikan teknologi AI ke dalam proses pembelajaran Bahasa Inggris, mulai dari penyusunan modul ajar, asesmen, media pembelajaran interaktif, hingga pengembangan pengalaman belajar yang lebih personal dan mendalam (deep learning),” ujar Deka.

Salah satu agenda utama kegiatan tersebut adalah Workshop Finalisasi Dokumen Perencanaan Belajar Mengajar (PBM) Berbantuan Artificial Intelligence (AI). Workshop difasilitasi langsung oleh Deka Mardeka Putra dengan mengarahkan peserta untuk menyusun perangkat pembelajaran yang efektif, adaptif, dan relevan dengan tuntutan kurikulum di era digital.

Melalui workshop itu, para guru tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai konsep pemanfaatan AI, tetapi juga diarahkan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran yang dapat diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar. Pendekatan tersebut diharapkan membuat teknologi hadir secara nyata dalam proses pembelajaran, bukan sekadar menjadi tambahan perangkat.

Kegiatan MGMP juga menjadi ruang bagi para guru untuk saling berbagi pengalaman, mendiskusikan tantangan pembelajaran, serta menemukan strategi baru dalam meningkatkan kualitas pengajaran Bahasa Inggris. Kolaborasi antarguru dinilai penting karena karakteristik dan kebutuhan peserta didik terus berkembang seiring perubahan lingkungan sosial dan teknologi.

Kepala SMP Negeri 25 Padang sekaligus Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), Herry Susanto, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Hadir pula Kepala SMP Negeri 32 Padang sekaligus Koordinator MGMP Bahasa Inggris tingkat SMP Kota Padang, Rismawati, serta Kepala SMP Negeri 26 Padang, Riza Restu.

MGMP Bahasa Inggris tingkat SMP Kota Padang menegaskan komitmennya untuk terus menjadi wadah pengembangan profesionalisme guru melalui berbagai program kolaboratif, pelatihan, dan inovasi pembelajaran. Forum tersebut diharapkan mampu menjaga semangat para guru untuk terus meningkatkan kualitas diri sekaligus menghadirkan pembelajaran yang relevan bagi peserta didik.

Semangat “Together • Innovate • Collaborate • Inspire” menjadi pijakan bagi para anggota MGMP dalam menjalankan agenda pengembangan kompetensi tersebut. Dengan kolaborasi yang kuat, guru Bahasa Inggris diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berkualitas di tingkat sekolah, tetapi juga mempersiapkan generasi muda Kota Padang menghadapi persaingan nasional dan global.

Pemanfaatan AI pun diharapkan menjadi bagian dari transformasi tersebut. Ketika teknologi dipadukan dengan kreativitas, pengalaman, dan sentuhan pedagogis guru, pembelajaran Bahasa Inggris diharapkan menjadi lebih menarik, personal, dan bermakna bagi peserta didik.

Pada akhirnya, penguatan kompetensi guru melalui MGMP bukan hanya tentang meningkatkan kemampuan pendidik menggunakan teknologi. Lebih dari itu, forum tersebut menjadi bagian dari upaya menyiapkan ekosistem pendidikan yang mampu menjawab perubahan zaman, sekaligus membuka semakin banyak peluang bagi siswa Kota Padang untuk tumbuh sebagai generasi yang percaya diri, kompeten, dan memiliki wawasan global.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news