Makassar Gelar Salat Istisqa, Minta Hujan Turun Ditengah Ancaman El Nino

4 hours ago 2
Makassar Gelar Salat Istisqa, Minta Hujan Turun Ditengah Ancaman El Nino Suasana Salat Istisqa untuk minta hujan ditengah kemarau (Dok: Sinta KabarMakassar)

KabarMakassar.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menggelar Salat Istisqa atau salat meminta hujan di halaman timur Masjid Al-Markaz Al-Islami, di tengah kondisi kemarau panjang yang melanda wilayah Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Salat Istisqa tersebut menjadi ikhtiar pemerintah bersama masyarakat untuk memohon turunnya hujan setelah kondisi kekeringan semakin dirasakan warga.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk penghambaan sekaligus upaya memohon pertolongan Allah SWT di tengah kondisi kemarau yang berkepanjangan.

“Dalam bentuk manifestasi penghambaan kita kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Hari ini kita hadir bersama-sama di halaman Masjid Al-Markaz ini untuk memohon, meminta kepada Tuhan yang Maha Kuasa Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk menurunkan hujan,” kata Appi dalam sambutannya, Sabtu (05/09).

Menurut Appi, berdasarkan prakiraan BMKG, hujan diperkirakan baru akan turun pada akhir Oktober. Namun, dia menegaskan bahwa prakiraan tersebut tetap berada dalam ketentuan Allah SWT.

“BMKG mengatakan bahwa hujan akan turun di akhir Oktober, ini prakiraan, semua ada yang atur,” ujarnya.

Appi menyebut kondisi kekeringan yang berlangsung cukup panjang membuat Pemkot Makassar telah menetapkan langkah penanganan dalam situasi kedaruratan.

“Karena keadaan Kota Makassar hari ini juga sudah mengeluarkan instruksi bahwa ini adalah merupakan kondisi kedaruratan yang harus kita tempuh,” jelasnya.

Di tengah kondisi tersebut, Appi mengajak masyarakat untuk memperbanyak doa dan memohon agar hujan segera turun di Makassar.

“Maka dari itu doa-doa kita menjadi cara yang terbaik untuk menyampaikan ini kepada sang pengatur, sang Maha Kuasa Allah Subhanahu wa Ta’ala,” tuturnya.

Appi berharap pelaksanaan Salat Istisqa tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk bersama-sama memohon pertolongan dan turunnya hujan.

“Mari kita melaksanakan kegiatan ini dengan baik, mengharap insyaallah apa yang kita inginkan, apa yang kita doakan dikabulkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Makassar, Syarief, mengatakan pelaksanaan Salat Istisqa merupakan salah satu bentuk ikhtiar pemerintah dan masyarakat untuk memohon turunnya hujan di tengah kekeringan yang melanda.

Menurutnya, kegiatan tersebut digelar Pemkot Makassar bersama pengurus Masjid Al-Markaz Al-Islami dengan melibatkan unsur masyarakat hingga pekerja keagamaan.

“Pada prinsipnya kegiatan ini memang kita ketahui bersama bahwa kekeringan juga lagi melanda kita dan harus memang kita berusaha dan berikhtiar,” kata Syarief.

Salat Istisqa tersebut turut diikuti pengurus masjid, ketua RT dan RW, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), imam masjid serta pekerja keagamaan.

Syarief menyebut jumlah jemaah yang hadir dalam kegiatan tersebut mencapai sekitar 1.000 orang.
“Peserta tadi itu kurang lebih seribu orang,” ujarnya.

Ia mengatakan pelaksanaan Salat Istisqa tidak hanya menjadi momentum untuk memohon hujan, tetapi juga mengajak masyarakat melakukan introspeksi dan memohon ampun kepada Allah SWT.

“Dan inilah bentuk ikhtiar kita. Senantiasa juga dengan upaya ini, dengan ceramah-ceramah tadi, mengingatkan kita bahwa kita pasti banyak salah dan dosa,” jelasnya.

Menurut Syarief, kesadaran untuk memohon pengampunan diharapkan dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama agar keberkahan segera turun di Makassar.

“Ini juga untuk mengingatkan masyarakat Kota Makassar lainnya untuk senantiasa mengharap pengampunan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala sehingga keberkahan turun di Makassar ini nantinya,” tuturnya.

Lebih lanjut katanya, salat Istisqa akan kembali dilakukan jika hujan belum juga turun.

“Iya kita akan lakukan lagi insyallah, tapi semoga hujan segera turun ininbentuk ikhtiar kita dalam menghadapi El Nino,” tukasnya.

Salat Istisqa dilaksanakan di halaman timur Masjid Al-Markaz Al-Islami. Prof. Dr. KH. Muammar Bakry, Lc., M.Ag., yang merupakan Imam Besar Masjid Al-Markaz Al-Islami, bertindak sebagai khatib.

Sementara imam Salat Istisqa adalah Imam Besar Masjid Al markaz Al Islami dan juga Rektor UIM Al Gazali Makassar Drs. KH. Hasan Basri Ahmad, Imam Rawatib Masjid Al-Markaz Al-Islami.

Turut hadir, Ketua PKK Kota Makassar Melinda Aksa, Wakil Bupati Soppeng periode 2025–2030, Ir. Selle K.S. Dalle, Ketua Harian Yayasan Islamic Center Al markaz Prof. Mustari Mustafa, Sekjen Yayasan Islamic Center
Arman Arfa.

Hadir pula Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar Hendra Hakamudin, Kepada Damkarmat Fadli Wellang, dan Kabag Kesra Syarief.

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news