Lapas Perempuan Padang dan Pengacara Klarifikasi Insiden Kunjungan, Disebut Hanya Kesalahpahaman

11 hours ago 4

KLIKPOSITIF- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Padang bersama pengacara Yunafri memberikan klarifikasi terkait insiden yang terjadi saat kunjungan ke klien di dalam lapas beberapa waktu lalu. Kedua pihak menegaskan bahwa peristiwa tersebut murni merupakan kesalahpahaman dan telah diselesaikan secara baik.

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Padang, Susi Andriany Pohan, mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti informasi yang beredar dengan melakukan penelusuran dan klarifikasi terhadap kejadian tersebut.

Baca Juga

Yunafri pengacara yang dicegat petugas di Lapas Perempuan Klas II B Padang, Kamis (11/6/2026)

Serah terima jabatan

“Kami sangat berterima kasih karena persoalan ini sudah clear. Kejadian itu hanya kesalahpahaman dan seluruh prosedur telah berjalan sesuai standar operasional yang berlaku,” ujar Susi usai bersilaturahmi dengan Yunafri di Lapas Perempuan Kelas IIB Padang, Jumat (12/6/2026).

Susi menjelaskan, Lapas Perempuan Kelas IIB Padang berkomitmen memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat serta menerapkan keterbukaan informasi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Kami berkomitmen menjalankan prinsip zona integritas. Karena itu, kami tegaskan kembali bahwa yang terjadi hanyalah miskomunikasi,” terangnya.

Ia berharap pertemuan dan klarifikasi yang dilakukan secara langsung dapat memberikan pemahaman yang lebih utuh kepada semua pihak sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman di kemudian hari.

Sementara itu, Yunafri mengakui bahwa insiden yang terjadi berawal dari kesalahpahaman antara dirinya dan petugas lapas saat mencari Kepala Lapas.

“Sebenarnya itu hanya kesalahpahaman saya dengan petugas ketika mencari Ibu Susi. Pagi ini kami sudah menindaklanjuti persoalan tersebut dan berdiskusi secara langsung,” ujar mantan Kepala Ombudsman Sumbar periode 2012-2017, ini.

Menurut Yunafri, dalam pertemuan tersebut ia juga menyampaikan sejumlah masukan terkait pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Masukan tersebut, kata dia, telah diterima dan ditindaklanjuti oleh pihak lapas.

“Saya menyampaikan beberapa saran dan Ibu Susi sudah menindaklanjutinya. Ke depan, pembinaan terhadap pegawai tentu akan terus dilakukan agar pelayanan publik berjalan semakin baik sesuai peraturan yang berlaku,” katanya.

Yunafri menegaskan bahwa persoalan tersebut telah selesai dan tidak ada lagi permasalahan antara dirinya dengan pihak lapas.

“Saya kira hari ini semuanya sudah clear. Pelayanan secara umum baik. Saat datang saya diterima dengan baik, hanya terjadi miskomunikasi pada satu bagian saja. Jadi ini murni kesalahpahaman,” tuturnya.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news