KLIKPOSITIF – PT PLN (Persero) UP3 Solok terus memperkuat langkah customer engagement dan penetrasi pasar potensial melalui koordinasi dan konsolidasi bersama PT Kencana Sawit Indonesia (KSI), salah satu perusahaan kelapa sawit terkemuka di Kabupaten Solok Selatan (10/6). Kegiatan yang berlangsung di Kantor PT KSI Muara Labuh ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang andal untuk mendukung pertumbuhan sektor industri, peningkatan produktivitas usaha, serta pengembangan ekosistem industri yang lebih berkelanjutan.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Manager PLN UP3 Solok Hariani, Asisten Manager Jaringan Aprinaldo, Asisten Manager Niaga dan Pemasaran Dito Nusa Putra, Manager ULP Muara Labuh, Beni Oktafian, beserta jajaran, serta Group Estate Manager (GEM) PT KSI Hery Purnama bersama tim manajemen perusahaan.
Dalam pertemuan tersebut, PLN dan PT KSI membahas proses permohonan pasang baru dengan total potensi daya mencapai 304.600 VA. Potensi tersebut berasal dari kebutuhan listrik untuk 12 titik Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sebesar 184.400 VA, 20 unit rumah atau camp pekerja sebesar 26.000 VA, serta lima unit pompa air dengan kebutuhan daya mencapai 125.000 VA. Selain mendukung operasional utama perusahaan, kebutuhan kelistrikan ini juga akan menopang penerapan teknologi berbasis listrik yang lebih modern dan ramah lingkungan di lingkungan perkebunan.
Manager PLN UP3 Solok, Hariani, menyampaikan, PLN terus berupaya hadir lebih dekat dengan pelanggan melalui pendekatan proaktif guna memastikan setiap kebutuhan energi dapat terlayani secara optimal.
“PLN tidak hanya hadir sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai mitra strategis bagi dunia usaha. Melalui komunikasi yang intensif dan pendekatan proaktif, kami berupaya memastikan kebutuhan pelanggan dapat terlayani dengan baik sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan bisnis. Kolaborasi ini juga menjadi bentuk dukungan PLN terhadap pertumbuhan industri yang menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah,” ujar Hariani.
Dalam diskusi tersebut, kedua belah pihak menyepakati target percepatan proses penyambungan listrik agar dapat terealisasi dan menyala pada September hingga Oktober 2026. Untuk mendukung target tersebut, PLN UP3 Solok akan bergerak secara paralel dengan melakukan berbagai persiapan teknis, termasuk pemenuhan material dan kajian kelayakan jaringan guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar keselamatan, keandalan, dan regulasi yang berlaku.
Group Estate Manager PT KSI, Hery Purnama, mengapresiasi respons cepat PLN UP3 Solok dan ULP Muara Labuh dalam menindaklanjuti kebutuhan kelistrikan perusahaan. Menurutnya, dukungan infrastruktur listrik yang memadai akan memberikan nilai tambah bagi operasional perusahaan, khususnya dalam mendukung fasilitas pengolahan limbah, kebutuhan kawasan perumahan pekerja, hingga pengembangan teknologi operasional yang lebih efisien.
Kerja sama ini sekaligus menjadi langkah nyata dalam mendukung transformasi energi di sektor perkebunan. Pemanfaatan listrik pada fasilitas penunjang operasional, sistem pengolahan limbah, pompa air, hingga penggunaan peralatan berbasis listrik seperti traktor listrik menjadi bagian dari pengembangan ekosistem industri hijau yang sejalan dengan program Electrifying Agriculture dan upaya pengurangan emisi karbon.
Sementara itu, General Manager PLN UID Sumbar, Ajrun Karim, menegaskan bahwa PLN terus mendorong peningkatan konsumsi listrik produktif sebagai bagian dari upaya mendukung pertumbuhan ekonomi dan investasi di Sumatera Barat.

7 hours ago
3


















































