KLIKPOSITIF- Kasus penemuan mayat perempuan berinisial RM (26) di Rambatan, Kabupaten Tanah Datar, pada 3 Maret 2026, hingga kini masih menyisakan tanda tanya. Lebih dari sebulan berlalu, penyelidikan polisi belum menemukan kepastian adanya unsur pidana.
Kasat Reskrim Polres Tanah Datar, AKP Surya Wahyudi, mengatakan pihaknya masih terus melakukan penyelidikan, termasuk mendalami dugaan kekerasan. Namun, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, belum ditemukan indikasi kuat mengarah pada pembunuhan.
“Kita belum bisa mengarahkan pada unsur pidana. Dugaan sementara, korban bisa saja terjatuh sendiri ke dalam sumur saat menuju kamar mandi,” ungkap AKP Surya Wahyudi kepada Katasumbar, Kamis (9/4/2026).
Ia menjelaskan, kondisi sumur yang rendah, hanya setinggi paha, memungkinkan korban tersandung dan terjatuh. Dari hasil visum, ditemukan lebam di bagian bibir serta luka di punggung. Namun, luka tersebut diduga akibat benturan dengan benda keras atau cicin sumur saat terjatuh.
Benda keras didalam sumur atau cincin sumur itu sendiri sebagai benda keras penyebab luka benturannya
“Di TKP tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Sumur juga tidak ada ditemukan benda mencurigakan. Luka kemungkinan akibat gesekan atau benturan saat jatuh. Benda keras di dalam sumur atau cincin sumur itu sendiri sebagai benda keras penyebab luka benturannya,” jelasnya.
Meski demikian, polisi masih menunggu pembukaan kunci ponsel milik korban yang hingga kini belum berhasil diakses. Ponsel tersebut dinilai menjadi salah satu petunjuk penting dalam mengungkap penyebab kematian RM.
“HP korban masih terkunci. Itu salah satu petunjuk yang kita tunggu. Jika ditemukan hal mencurigakan, tentu akan kita dalami lebih lanjut,” katanya.
Sementara itu, pihak keluarga korban berharap kasus ini dapat diusut secara tuntas. Widia, salah satu keluarga korban, menyebut RM merupakan yatim piatu yang tinggal sendiri di rumah tersebut.
Ia mengungkapkan, korban terakhir kali diduga masih beraktivitas sekitar pukul 02.00 WIB pada 4 Maret 2026 dini hari, sementara jasadnya ditemukan pada sore hari sekitar pukul 16.00 WIB oleh keluarga.
Menurut keterangan warga, sempat terdengar suara minta tolong pada malam kejadian. Namun, saat dicek dari luar rumah, tidak terlihat hal mencurigakan.
Keluarga juga menyoroti proses penyelidikan yang dinilai lambat dan berharap langkah lanjutan seperti ekshumasi bisa dilakukan jika diperlukan.
“Kalau itu jadi jalan untuk mengungkap kebenaran, keluarga siap dan ikhlas,” ujarnya.
Hingga kini, polisi masih melanjutkan penyelidikan sambil menunggu akses terhadap ponsel korban sebagai bagian dari pengumpulan bukti lanjutan.

1 day ago
7

















































