PADANG, KLIKPOSITIF — Pemerintah Kota Padang menyesuaikan konsep peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 dengan mengedepankan aksi kemanusiaan melalui program Road to Gastronomy Charity. Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak banjir besar yang melanda hampir seluruh wilayah Kota Padang pada Senin (3/8/2026).
Meski tetap mengusung tema utama “Taste of Padang Experience: Road to Gastronomy City”, seluruh rangkaian HJK tahun ini dipadukan dengan gerakan penggalangan dana kemanusiaan. Dengan demikian, perayaan ulang tahun kota tidak hanya menjadi ajang promosi pariwisata dan budaya, tetapi juga momentum memperkuat solidaritas sosial untuk membantu warga yang sedang menghadapi musibah.
Wali Kota Padang Fadly Amran, Jumat (7/8/2026), mengatakan keputusan tersebut diambil setelah pemerintah melihat besarnya dampak banjir yang terjadi beberapa hari lalu. Menurutnya, semangat kebersamaan yang selama ini menjadi ciri masyarakat Kota Padang harus diwujudkan dalam aksi nyata melalui seluruh rangkaian kegiatan HJK.
“Kita langsung menyesuaikan tema HJK untuk membantu warga Kota Padang. Akan ada QRIS khusus yang berlogo HJK di setiap booth, tenant dan lokasi event HJK,” ujar Fadly Amran.
Ia menegaskan, konsep baru tersebut menjadikan seluruh lokasi penyelenggaraan HJK sebagai pusat penggalangan dana kemanusiaan. Mulai dari kawasan Danau Cimpago, Batang Arau, Batang Palinggam, Youth Center, Pelabuhan Teluk Bayur, Kota Tua, hingga Hotel ZHM akan dilengkapi fasilitas donasi digital yang dapat diakses masyarakat dengan mudah.
Tak hanya di lokasi utama, seluruh agenda dalam rangkaian HJK juga akan menjadi bagian dari gerakan sosial tersebut. Event seperti Padang Gastronomy Market, Padang Fashion Summit, Talk on Taste, Siti Nurbaya Orchestra, Gowes Siti Nurbaya, hingga berbagai kegiatan lainnya akan menyediakan titik-titik donasi bagi pengunjung.
Penggalangan dana dilakukan secara non-tunai melalui sistem QRIS yang disiapkan secara khusus dengan identitas HJK Kota Padang. Pelaksanaannya bekerja sama secara resmi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang, sehingga proses penghimpunan dan penyaluran bantuan dapat dilakukan secara transparan, mudah, dan akuntabel.
Melalui mekanisme tersebut, masyarakat maupun wisatawan yang hadir dalam setiap kegiatan dapat berpartisipasi hanya dengan memindai kode QRIS yang tersedia di setiap booth dan tenant. Cara ini diharapkan mampu memperluas partisipasi publik sekaligus memanfaatkan sistem pembayaran digital yang kini telah menjadi bagian dari aktivitas masyarakat.
Menurut Fadly, seluruh dana yang berhasil dihimpun nantinya akan disalurkan kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir. Ia menekankan bahwa HJK tahun ini bukan sekadar perayaan usia Kota Padang, tetapi menjadi simbol kebangkitan bersama setelah musibah yang menimpa ribuan warga.
“Seluruh hasil donasi akan diserahkan kepada masyarakat terdampak bencana. Peringatan HJK sekaligus menjadi kekuatan bersama bagi Kota Padang dan seluruh warganya untuk bangkit bersama,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap memeriahkan berbagai kegiatan HJK yang telah dipersiapkan pemerintah. Kehadiran masyarakat dalam setiap agenda, menurutnya, bukan hanya mendukung promosi Kota Padang menuju Gastronomy City, tetapi juga menjadi kontribusi nyata bagi warga yang sedang membutuhkan bantuan.
“Jangan lupa hadiri semua eventnya, dan bagi yang memiliki rezeki lebih, mari sisihkan sebagian untuk masyarakat kita yang terdampak bencana 3 Agustus lalu, melalui program Padang Road to Gastronomy Charity,” ajaknya.
Transformasi konsep HJK ke-357 ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Padang untuk menghadirkan perayaan yang lebih bermakna. Di tengah upaya memperkenalkan kekayaan kuliner dan budaya melalui program Road to Gastronomy City, pemerintah juga memastikan semangat gotong royong tetap menjadi ruh utama peringatan hari jadi kota.
Melalui gerakan Road to Gastronomy Charity, HJK ke-357 diharapkan tidak hanya meninggalkan kesan sebagai festival budaya dan kuliner, tetapi juga menjadi tonggak solidaritas masyarakat Kota Padang. Semangat berbagi yang tumbuh dari setiap rangkaian kegiatan diharapkan mampu mempercepat pemulihan masyarakat terdampak banjir sekaligus memperkuat optimisme bahwa Kota Padang dapat bangkit bersama menuju masa depan yang lebih baik.

1 hour ago
1


















































