Hasil Investigasi Tuntas, Kodam XX TIB Akui Proyektil yang Nyasar di UNP Identik dengan Amunisi Latihan TNI

4 hours ago 1

KLIKPOSITIF- Komando Daerah Militer (Kodam) XX/Tuanku Imam Bonjol akhirnya menuntaskan investigasi terkait insiden peluru nyasar yang melukai seorang warga di kawasan Kampus Universitas Negeri Padang (UNP), Selasa (2/6/2026) lalu.

Berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan melalui olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan proyektil, serta pengecekan lokasi latihan menembak, Kodam menyimpulkan bahwa amunisi yang bersarang di paha korban berinisial N sangat identik dengan amunisi yang digunakan saat latihan menembak personel Yonif TP 897/Singgalang di Lapangan Tembak Lapai.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XX/Tuanku Imam Bonjol, Kolonel Kav Taufiq, mengatakan hasil investigasi tersebut telah disampaikan secara resmi kepada publik.

“Berdasarkan hasil investigasi mulai dari olah TKP, uji proyektil hingga pemeriksaan lokasi latihan, dapat kami simpulkan bahwa amunisi yang ditemukan pada korban merupakan peluru kaliber 9 milimeter yang sangat identik dengan amunisi latihan yang digunakan Batalyon TP 897/Singgalang,” ungkap Kolonel Kav Taufiq kepada wartawan, Senin (8/6/2026).

Ia menegaskan, Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol telah memerintahkan agar seluruh kebutuhan korban menjadi tanggung jawab penuh Kodam, mulai dari pengobatan, perawatan hingga pendampingan psikologis atau trauma healing.

“Terkait korban, seluruh proses pengobatan, perawatan sampai trauma healing akan menjadi tanggung jawab Kodam,” tegasnya.

Selain itu, Kodam juga menjadikan insiden tersebut sebagai bahan evaluasi menyeluruh terhadap keberadaan lapangan tembak yang selama ini digunakan untuk latihan.
Untuk sementara waktu, aktivitas di lapangan tembak tersebut dihentikan dan lokasi latihan ditutup hingga batas waktu yang belum ditentukan.

“Saat ini lapangan tembak ditutup sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan. Jika nantinya memungkinkan untuk dipindahkan, tentu akan dipindahkan,” katanya.

Menurut Taufiq, rencana pemindahan lapangan tembak masih memerlukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah daerah, guna memastikan keamanan masyarakat di sekitar lokasi latihan militer.

“Namun ini tentu perlu koordinasi melekat dengan instansi terkait, mungkin bahkan dengan pemerintah daerah.

Sebelumnya, Sekretaris Universitas Negeri Padang (UNP), Prof. Dr. Erianjoni membenarkan adanya seorang mahasiswi yang terkena peluru nyasar pada Selasa sore.

“Iya, benar. Ada mahasiswi kita terkena peluru nyasar di bagian paha, sore tadi,” ungkap Erianjoni saat dikonfirmasi Katasumbar, Selasa malam.

Ia menjelaskan, mahasiswi tersebut berinisial N dan merupakan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial. Saat kejadian, korban tengah berkumpul bersama teman-temannya di Alun-Alun Kampus untuk merayakan seminar proposal.

“Mahasiswi Ilmu Sosial. Dia terkena peluru saat sedang berkumpul di Alun-Alun kampus,” jelasnya.

Selain mahasiswi tersebut, seorang warga juga dilaporkan terkena peluru nyasar di bagian tangan ketika sedang beraktivitas di sekitar kawasan kampus.

“Warga juga ada dilaporkan terkena peluru nyasar di bagian tangan saat beraktivitas di sekitar kampus,” katanya.

Menurut Erianjoni, peluru nyasar itu diduga berasal dari aktivitas latihan menembak personel TNI. Namun, ia belum menjelaskan secara rinci lokasi pelaksanaan latihan tersebut.

“Mereka sudah bertanggung jawab dan mendampingi proses operasi korban,” ujarnya.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news