Harianjogja.com, SLEMAN— Pemerintah Kabupaten Sleman mendorong masyarakat tidak hanya gemar membaca, tetapi juga semakin cakap memahami, memilah, mengolah, dan menyampaikan informasi di tengah derasnya arus informasi digital.
Upaya memperkuat budaya literasi tersebut digaungkan dalam peringatan Hari Kunjung Perpustakaan Kabupaten Sleman yang digelar di Pendopo Parasamya Sleman, Senin (14/9/2026). Perpustakaan didorong menjadi ruang tumbuh yang inklusif, edukatif, sekaligus mampu menjawab kebutuhan pengetahuan masyarakat.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menilai kemampuan literasi semakin penting seiring perkembangan teknologi dan cepatnya pertukaran informasi. Karena itu, masyarakat perlu memiliki kemampuan untuk mengolah informasi secara bijaksana.
"Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi, literasi menjadi semakin penting," kata Danang.
Menurut dia, kemampuan literasi tidak berhenti pada aktivitas membaca. Masyarakat juga perlu memahami informasi yang diperoleh sebelum menentukan cara menyikapinya.
"Masyarakat tidak cukup hanya mampu membaca dan memperoleh informasi, tetapi juga harus mampu memahami, memilah, mengolah dan menyampaikan informasi secara bijaksana," ujarnya.
Perpustakaan Jadi Ruang Tumbuh Masyarakat
Danang mengajak masyarakat Sleman menjadikan perpustakaan sebagai rumah pengetahuan sekaligus ruang kreativitas dan tempat tumbuh bagi masyarakat. Menurutnya, keberadaan ruang-ruang yang mendukung kebiasaan membaca juga perlu terus dikembangkan.
Salah satu perkembangan yang mendapat apresiasi ialah munculnya kafe buku di Kabupaten Sleman. Fenomena tersebut dinilai dapat menjadi ruang alternatif bagi masyarakat, terutama generasi muda, untuk membangun kebiasaan membaca.
"Mari kita bangun generasi yang tidak hanya cerdas membaca, tetapi juga cerdas berpikir, cerdas berbicara dan cerdas menggunakan pengetahuan untuk memberikan manfaat," tuturnya.
Dalam peringatan Hari Kunjung Perpustakaan Kabupaten Sleman tersebut, Danang juga menyerahkan penghargaan kepada tiga pemustaka sebagai bentuk apresiasi atas pemanfaatan layanan perpustakaan.
Penghargaan tersebut diberikan kepada Pemustaka Penggerak Literasi, Pemustaka Berdampak, dan Pemustaka Cendekia. Selain itu, penghargaan diberikan kepada pemilik naskah kuno sebagai bentuk penghormatan terhadap upaya masyarakat dalam menjaga, merawat dan melestarikan naskah sebagai sumber pengetahuan serta warisan budaya.
Layanan Perpustakaan Jangkau Ribuan hingga Ratusan Ribu Pengunjung
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman, Anton Sujarwa, mengatakan Hari Kunjung Perpustakaan menjadi salah satu momentum untuk menumbuhkan semangat masyarakat agar semakin gemar membaca.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat layanan perpustakaan sekaligus memperluas budaya membaca di tengah masyarakat.
"Kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat masyarakat untuk lebih gemar membaca dan menjadi komitmen kita dalam menggerakkan kegiatan layanan perpustakaan serta menyebarkan budaya membaca ke masyarakat," jelasnya.
Anton menuturkan perpustakaan memiliki peran strategis sebagai ruang pembelajaran sepanjang hayat. Tingginya pemanfaatan layanan perpustakaan di Kabupaten Sleman menjadi salah satu gambaran dari peran tersebut.
"Dalam satu tahun terakhir, layanan perpustakaan tercatat telah dikunjungi 12.472 pengunjung, sementara layanan perpustakaan keliling menjangkau sekitar 128.000 pengunjung," tandasnya.
Data tersebut menunjukkan pemanfaatan layanan perpustakaan tidak hanya berlangsung di ruang perpustakaan. Kehadiran layanan perpustakaan keliling juga memperluas jangkauan akses masyarakat terhadap bahan bacaan dan layanan literasi.
Melalui momentum Hari Kunjung Perpustakaan, Pemerintah Kabupaten Sleman menempatkan penguatan budaya membaca dan kecakapan mengelola informasi sebagai bagian penting dalam menghadapi perkembangan teknologi serta derasnya arus informasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

8 hours ago
4

















































