Hari Ini, Harga Sawit di Lengayang Pessel Naik Jadi Rp1.400 per Kilogram Tingkat Petani

5 hours ago 1

KLIKPOSITIF- Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani di Kabupaten Pesisir Selatan mulai mengalami kenaikan setelah sebelumnya sempat anjlok tajam hingga Rp700 per kilogram.

Pantauan di Kecamatan Lengayang, Minggu (31/5/2026), harga TBS sawit kini berada di kisaran Rp1.400 per kilogram. Kenaikan tersebut disambut positif oleh petani setelah beberapa hari terakhir harga sawit sempat terpuruk.

Salah seorang pengepul sawit di Lengayang, Andre Putra, mengatakan kenaikan harga mulai terjadi sejak Jumat (29/5/2026). Saat itu harga sawit berada di angka Rp1.100 per kilogram sebelum kembali naik menjadi Rp1.400 per kilogram pada Minggu.

“Hari ini sudah naik di harga Rp1.400 per kilogram,” ungkapnya.

Menurut Andre, harga sawit diperkirakan akan kembali normal pada awal Juni mendatang apabila distribusi dan pasokan kembali lancar.

“Perkiraan awal Juni nanti harga akan kembali normal seperti biasa,” terangnya.

Meski harga mulai membaik, para petani berharap harga sawit kembali menembus angka Rp2.000 per kilogram seperti beberapa waktu lalu. Pasalnya, tingginya biaya produksi dan perawatan kebun dinilai tidak sebanding dengan harga jual saat ini.

Petani sawit di Lengayang, Idrus (58), mengatakan harga pupuk yang terus meningkat menjadi beban berat bagi petani kecil.

Baca Juga

Tumpukan Sawit di Lahan yang Disegel

Truk Pengangkut Sawit di Pabrik PT SJAL di Pessel

“Saat ini pupuk NPK saja sudah lebih dari Rp800 ribu per karung. Jadi kalau harga sawit tinggi tentu sebanding dengan hasil panen,” ucapnya.

Ia juga meminta pemerintah segera mengambil langkah agar harga sawit tetap stabil. Menurutnya, sebagian besar masyarakat di wilayah tersebut menggantungkan perekonomian keluarga dari hasil perkebunan sawit.

“Kalau sawit anjlok, kami petani kecil tentu kesulitan karena semua kebutuhan sekarang serba mahal,” jelasnya.

Sebelumnya, pada Senin (25/5/2026), harga TBS sawit di Pesisir Selatan sempat turun drastis dari kisaran Rp2.000 menjadi Rp700 per kilogram di tingkat petani. Penurunan itu diduga dipicu persoalan distribusi dan kelangkaan solar.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Pesisir Selatan, Hamdi, membenarkan adanya penurunan harga sawit tersebut. Pihaknya masih menelusuri penyebab pasti anjloknya harga dan akan berkoordinasi dengan pihak terkait.

“Kita berharap kondisi ini tidak berlangsung lama dan harga sawit kembali stabil,” tuturnya.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news