Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL— Sejumlah gereja di Gunungkidul mulai disterilisasi menjelang rangkaian perayaan Paskah, dengan ratusan personel keamanan disiagakan untuk memastikan ibadah berjalan aman.
Langkah pengamanan ini dilakukan sejak Rabu (1/4/2026), sehari sebelum rangkaian ibadah dimulai, termasuk penyisiran area gereja oleh tim penjinak bom di sejumlah titik.
Kapolres Gunungkidul, AKBP Damus Asa, mengatakan total 250 personel dikerahkan untuk mengamankan perayaan yang berlangsung dari Kamis (2/3/2026) hingga Minggu (5/3/2026).
Personel tersebut disebar di 43 gereja di wilayah Gunungkidul, dengan melibatkan unsur organisasi kemasyarakatan untuk memperkuat pengamanan.
“Kami akan saling bersinergi untuk pengamanan,” ujarnya di Gunungkidul.
Sterilisasi difokuskan pada lima gereja besar, yakni Gereja Santo Petrus Kanisius Wonosari, Gereja Kristen Jawa Wonosari, Gereja Santo Yusuf Bandung di Playen, Gereja Kristen Jawa Wiladeg di Karangmojo, dan Gereja Santo Petrus Paulus di Kelor, Karangmojo.
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh oleh tim Jibom Sat Brimob Polda DIY, mulai dari pintu masuk hingga altar.
Petugas menggunakan alat seperti hand held metal detector dan cermin khusus untuk memeriksa area tersembunyi, termasuk bagian bawah kursi jemaat.
Beberapa petugas bahkan menyisir setiap sudut ruangan untuk memastikan tidak ada benda berbahaya yang dapat mengganggu jalannya ibadah.
“Pengecekan untuk memastikan tidak ada benda-benda berbahaya di dalam gereja yang dapat mengganggu jalannya acara saat perayaan,” kata Damus.
Di sisi lain, pengamanan juga dilakukan oleh pihak gereja secara internal melalui patroli rutin sejak beberapa hari terakhir.
Kabid Rumah Tangga Gereja Santo Petrus Kanisius Wonosari, Benediktus Wibawa, menyampaikan apresiasi atas dukungan kepolisian dalam menjaga keamanan selama perayaan.
“Hari ini ada bantuan dari tim gegana untuk upaya sterilisasi di area gereja,” ujarnya.
Ia menyebut pengamanan seperti ini sudah menjadi rutinitas, terutama saat perayaan besar keagamaan seperti Natal dan Paskah.
Untuk misa Vigili Paskah yang digelar Sabtu (4/4/2026), diperkirakan sekitar 2.200 umat akan mengikuti ibadah yang dimulai pukul 17.30 WIB.
Pengamanan berlapis ini diharapkan mampu menjaga suasana perayaan tetap aman dan nyaman bagi seluruh umat yang beribadah di Gunungkidul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

8 hours ago
4

















































