Gangguan Tidur Meningkat Seiring Bertambahnya Usia

10 hours ago 2

KLIKPOSITIF – Perubahan pola tidur merupakan bagian alami dari proses penuaan. Seiring bertambahnya usia, banyak orang mengalami kesulitan tidur, mulai dari sulit terlelap hingga sering terbangun di malam hari. Bahkan, hampir setengah pria dan wanita berusia di atas 65 tahun melaporkan mengalami setidaknya satu masalah tidur.

Para ahli menjelaskan bahwa pola tidur memang berubah seiring bertambahnya usia. Lansia umumnya tidur lebih singkat dibandingkan saat masih muda, lebih sering terbangun pada malam hari, dan menghabiskan lebih sedikit waktu dalam fase tidur nyenyak maupun fase mimpi. Meski demikian, kebutuhan akan tidur yang berkualitas tetap penting untuk menjaga kesehatan fisik dan mental.

Berbagai faktor dapat menjadi penyebab gangguan tidur pada usia lanjut. Salah satunya adalah kebiasaan tidur yang kurang baik, seperti jadwal tidur yang tidak teratur, konsumsi alkohol sebelum tidur, terlalu sering tidur siang, atau terlalu lama berada di tempat tidur tanpa benar-benar tidur.

Selain itu, penggunaan obat-obatan tertentu juga dapat memengaruhi kualitas tidur. Beberapa jenis obat dapat membuat seseorang sulit tidur atau justru meningkatkan kewaspadaan sehingga sulit untuk beristirahat. Karena itu, lansia disarankan berkonsultasi dengan dokter jika mencurigai obat yang dikonsumsi berdampak pada pola tidur mereka.

Faktor emosional juga berperan besar. Perubahan hidup yang sering terjadi pada masa lanjut usia, seperti kehilangan orang tercinta, pindah tempat tinggal, atau menghadapi kondisi kesehatan tertentu, dapat menimbulkan stres, kekhawatiran, dan kesedihan yang berujung pada gangguan tidur.

Di samping itu, sejumlah gangguan tidur seperti insomnia, sleep apnea, restless legs syndrome, periodic limb movement disorder, dan REM behavior disorder juga lebih sering ditemukan pada kelompok usia lanjut. Pemeriksaan medis diperlukan untuk memastikan diagnosis dan mendapatkan penanganan yang tepat.

Kurangnya aktivitas harian juga dapat menjadi pemicu. Meskipun banyak lansia tetap aktif, sebagian lainnya memiliki rutinitas yang lebih santai. Terlalu banyak waktu luang dan minim aktivitas fisik dapat membuat tubuh kurang siap untuk beristirahat pada malam hari.

Baca Juga

Meski pola tidur berubah, tidak semua penurunan durasi tidur merupakan masalah. Jika seseorang tetap merasa segar dan bertenaga sepanjang hari, kemungkinan kebutuhan tidurnya memang telah berubah. Namun, jika kurang tidur mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, para ahli menyarankan untuk segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.

Langkah-langkah sederhana seperti menjaga jadwal tidur yang teratur, meningkatkan aktivitas fisik, serta mengelola stres sebelum tidur dapat membantu meningkatkan kualitas istirahat. Dengan tidur yang cukup dan berkualitas, lansia dapat menjaga kesehatan dan kualitas hidup mereka di masa tua.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news