Fadly Amran Dukung Pengukuhan Bundo Kanduang IKTD Sumbar, Dorong Peran Perempuan Perkuat Ketahanan Keluarga

9 hours ago 6

Spanduk Dealer Program Juli Honda 300 x 50 cm

PADANG, KLIKPOSITIF — Wali Kota Padang Fadly Amran menerima audiensi Pengurus Bundo Kanduang Ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD) Sumatera Barat di Rumah Dinas Wali Kota Padang, Kamis (23/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus penyampaian susunan kepengurusan Bundo Kanduang IKTD Sumatera Barat periode 2026–2031 yang dalam waktu dekat akan dikukuhkan.

Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Pengurus Bundo Kanduang IKTD Sumatera Barat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperkenalkan jajaran kepengurusan yang akan mengemban amanah selama lima tahun ke depan, sekaligus memaparkan rencana pelaksanaan pengukuhan yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Juli 2026 di Auditorium Gubernur Sumatera Barat.

Susunan kepengurusan Bundo Kanduang IKTD Sumatera Barat periode 2026–2031 dipimpin oleh Ketua Umum Efrida Aziz. Dalam menjalankan organisasi, ia didampingi Ketua I Fauziah Zainin, Ketua II Jusmaniar, Ketua III Yanthi Yoshefa Koto, Sekretaris Nervi Nizar, Wakil Sekretaris Roza Herlinda dan Asnidar, Bendahara Elvizar, serta Wakil Bendahara Effriyenti dan Mirda Westi.

Pada kesempatan itu, Fadly Amran yang juga menjabat sebagai Ketua Umum IKTD Sumatera Barat menyampaikan dukungan penuh terhadap pengukuhan kepengurusan Bundo Kanduang IKTD Sumatera Barat. Menurutnya, organisasi Bundo Kanduang memiliki posisi strategis dalam menjaga nilai-nilai adat Minangkabau sekaligus memperkuat peran perempuan sebagai pilar utama keluarga dan masyarakat.

Ia menilai, keberadaan Bundo Kanduang tidak hanya berfungsi sebagai organisasi adat, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dalam menghadapi berbagai tantangan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

“Kami mendorong agar program-program yang akan dilaksanakan oleh Bundo Kanduang IKTD Sumatera Barat dapat menjawab dan mengatasi berbagai persoalan, seperti pola asuh anak dan kenakalan remaja. Pemerintah Kota Padang siap berkolaborasi dan bersinergi dengan IKTD Sumatera Barat untuk menyukseskannya,” ujar Fadly Amran.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan berbasis adat menjadi salah satu langkah penting dalam membangun karakter generasi muda sekaligus memperkuat ketahanan keluarga. Ia berharap berbagai program yang nantinya dijalankan Bundo Kanduang IKTD mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam pembinaan perempuan, anak, dan pelestarian budaya Minangkabau.

Fadly juga menegaskan bahwa nilai-nilai adat yang diwariskan melalui peran Bundo Kanduang perlu terus dipertahankan di tengah perkembangan zaman. Dengan demikian, generasi muda tetap memiliki pegangan terhadap identitas budaya sekaligus mampu menghadapi tantangan sosial yang semakin kompleks.

Sementara itu, Ketua Umum Bundo Kanduang IKTD Sumatera Barat Efrida Aziz menyampaikan bahwa audiensi tersebut merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi dan mempererat hubungan kelembagaan dengan Pemerintah Kota Padang sebelum pelaksanaan pengukuhan kepengurusan.

Ia menjelaskan, sebanyak 52 orang pengurus akan dikukuhkan pada 29 Juli 2026 mendatang di Auditorium Gubernur Sumatera Barat. Pengukuhan tersebut menjadi awal bagi organisasi untuk menjalankan berbagai program kerja yang berorientasi pada pemberdayaan perempuan, pelestarian adat, serta penguatan peran keluarga di tengah masyarakat.

“Kami datang bersilaturahmi sekaligus menyampaikan susunan kepengurusan kepada Bapak Wali Kota. Kami berharap ke depan dapat terus bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Padang dalam menjalankan berbagai program IKTD yang bermanfaat bagi masyarakat,” kata Efrida Aziz.

Ia berharap dukungan dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kota Padang, dapat menjadi kekuatan bagi Bundo Kanduang IKTD Sumatera Barat dalam melaksanakan program-program organisasi secara berkelanjutan. Dengan sinergi yang terbangun, organisasi tersebut diharapkan mampu berkontribusi dalam menjaga nilai-nilai adat Minangkabau sekaligus memberikan solusi terhadap berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.

Audiensi itu sekaligus menegaskan komitmen bersama antara Pemerintah Kota Padang dan IKTD Sumatera Barat untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun masyarakat yang berkarakter, memperkokoh ketahanan keluarga, serta melestarikan nilai-nilai budaya Minangkabau melalui peran aktif kaum perempuan yang tergabung dalam Bundo Kanduang.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news