PADANG, KLIKPOSITIF — Jelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Adha 1447 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus berupaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, melalui pelaksanaan Pasar Murah.
Pasar Murah yang dilaksanakan oleh Dinas Perdagangan Kota Padang tersebut, digelar di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Padang Sarai, Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Rabu (20/5/2026).
Pasar Murah tersebut dibuka oleh Wali Kota Padang Fadly Amran. Hadir mendampingi dalam kesempatan itu Asisten Perekonomian dan Pembangunan Didi Aryadi, Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Fizlan Setiawan, serta Camat Koto Tangah Rio Ebu Pratama.
Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan, bahwa Pasar Murah merupakan bentuk intervensi pemerintah daerah untuk membantu masyarakat menghadapi lonjakan harga kebutuhan pokok yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan.
Menurutnya, pemerintah tidak boleh tinggal diam ketika daya beli masyarakat mulai tertekan akibat kenaikan harga sejumlah komoditas pangan. Karena itu, kehadiran Pasar Murah menjadi salah satu solusi jangka pendek yang langsung menyentuh kebutuhan warga.
“Pasar murah ini merupakan penanganan jangka pendek. Kita apresiasi Dinas Perdagangan yang telah menghadirkan pasar murah di beberapa titik di Kota Padang. Ke depan kita akan meningkatkan intensitasnya melalui penambahan titik pasar murah,” ujar Fadly Amran.
Ia menyampaikan, tahun ini Pasar Murah dilaksanakan di 10 titik yang tersebar di Kota Padang. Namun, Pemerintah Kota Padang berkomitmen memperluas jangkauan layanan tersebut menjadi 24 titik setiap tahunnya agar lebih banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
Fadly menilai, perluasan cakupan Pasar Murah sangat penting untuk menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat berpenghasilan rendah memenuhi kebutuhan pokok menjelang Idul Adha.
“Kami berharap dengan digelarnya Pasar Murah ini dapat meringankan beban perekonomian masyarakat Kota Padang menjelang Hari Raya Idul Adha, karena harga kebutuhan pokok seperti cabai, telur, minyak goreng, dan gula dijual di bawah harga pasar tradisional,” katanya.
Selain memperbanyak titik Pasar Murah, Fadly Amran juga meminta Dinas Perdagangan untuk memaksimalkan fungsi pasar induk sebagai instrumen pengendalian harga pangan di Kota Padang. Menurutnya, keberadaan pasar induk harus mampu menjadi pusat distribusi yang efektif sehingga gejolak harga dapat ditekan.
Ia menekankan pentingnya penguatan sistem distribusi dan penyimpanan pangan melalui berbagai skema, seperti optimalisasi peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), pemanfaatan teknologi cold storage, hingga pengembangan sistem pergudangan modern.
“Ke depan kita ingin pengendalian harga lebih terukur. Pasar induk harus menjadi instrumen yang efektif dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di Kota Padang,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Fizlan Setiawan menjelaskan bahwa kegiatan Pasar Murah merupakan agenda berkelanjutan yang digelar di sejumlah kecamatan menjelang Idul Adha.
Ia menyebutkan, sebelumnya kegiatan serupa telah dilaksanakan di Kecamatan Padang Utara. Setelah Koto Tangah, kegiatan Pasar Murah akan dilanjutkan di Kecamatan Kuranji.
“Kami telah mengadakan Pasar Murah di Kecamatan Padang Utara. Hari ini di Koto Tangah, dan besok di Kecamatan Kuranji. Kami berharap melalui Pasar Murah ini dapat membantu mengendalikan inflasi menjelang maupun setelah Hari Raya Idul Adha,” ujar Fizlan.
Tidak hanya menyediakan bahan pokok dengan harga murah, Dinas Perdagangan juga memberikan tambahan potongan harga melalui program kupon kemitraan untuk membantu masyarakat mendapatkan harga yang lebih terjangkau.
“Kami juga menyediakan potongan harga kemitraan berupa kupon. Masing-masing kupon bernilai Rp5 ribu. Setiap pembeli mendapatkan dua kupon sehingga memperoleh potongan harga sebesar Rp10 ribu,” jelasnya.
Program tersebut disambut antusias masyarakat. Warga mengaku sangat terbantu karena harga kebutuhan pokok di Pasar Murah lebih rendah dibanding harga di pasar tradisional, terutama di tengah tren kenaikan harga menjelang Idul Adha.
Melalui pelaksanaan Pasar Murah ini, Pemerintah Kota Padang berharap inflasi daerah tetap terkendali sekaligus menjaga daya beli masyarakat tetap stabil menjelang momentum hari raya kurban.

11 hours ago
4
















































