Emergency Bag untuk Keluarga: Daftar Barang Penting Saat Darurat

2 hours ago 1

Harianjogja.com, JOGJA—Menyiapkan emergency bag keluarga sejak sebelum terjadi bencana dapat membantu anggota keluarga membawa kebutuhan penting ketika harus meninggalkan rumah dalam situasi darurat. Isi tas sebaiknya tidak dibuat seragam karena kebutuhan orang dewasa, anak, balita, dan bayi berbeda.

Tas darurat dapat berisi kebutuhan dasar seperti makanan, air, obat, perlengkapan kebersihan, pakaian, dokumen, hingga perangkat komunikasi. Untuk keluarga dengan anak, isi tas perlu disesuaikan lagi dengan usia dan kemampuan masing-masing anak.

Berikut panduan terkait  persiapan emergency bag untuk keluarga sebagaimana dikutip dari Forbes: 

Isi Emergency Bag untuk Orang Dewasa

Tas yang dibawa orang dewasa dapat menjadi tempat untuk menyimpan kebutuhan pribadi sekaligus perlengkapan yang digunakan bersama anggota keluarga. Beberapa barang dapat dibagi ke dalam kelompok berikut.

1. Makanan dan air

Siapkan makanan yang dapat disimpan dalam waktu relatif lama serta air minum untuk kebutuhan selama kondisi darurat. Pilihan makanan dapat disesuaikan dengan anggota keluarga dan kebiasaan konsumsi masing-masing.

Wadah air yang dapat dilipat juga dapat dimasukkan sebagai perlengkapan tambahan. Bentuknya yang ringkas membuat wadah tersebut lebih mudah disimpan ketika belum digunakan.

2. Obat dan perlengkapan kesehatan

Perlengkapan kesehatan dapat mencakup obat pereda nyeri atau demam, obat untuk gangguan pencernaan, termometer, tisu alkohol, plester, masker, oksimeter denyut, dan bubuk elektrolit yang sesuai untuk anak.

Obat rutin anggota keluarga juga perlu mendapat tempat khusus dalam tas. Untuk obat resep yang biasa digunakan anak, dokter anak Amanda Furr menyarankan persediaan selama satu minggu, termasuk obat yang digunakan sesuai kebutuhan seperti inhaler.

Kebutuhan obat tetap perlu disesuaikan dengan resep dan anjuran tenaga kesehatan yang menangani anggota keluarga.

3. Perlengkapan kebersihan

Tisu basah, sabun, kain lap, sikat gigi, pasta gigi, dan sisir merupakan perlengkapan sederhana yang dapat berguna ketika keluarga harus meninggalkan rumah. Barang-barang tersebut semakin dibutuhkan jika keluarga harus tinggal sementara di tempat pengungsian.

4. Pakaian cadangan

Pakaian bersih, kaus kaki, pakaian dalam, dan pakaian tidur dapat dimasukkan ke dalam tas. Jumlahnya tidak harus sama untuk setiap orang karena kebutuhan dapat disesuaikan dengan usia, aktivitas, dan lama berada di luar rumah.

5. Perlengkapan pendukung

Peluit dapat digunakan untuk menarik perhatian atau memberi tanda ketika diperlukan. Selotip kertas dan spidol juga dapat berguna untuk kebutuhan sederhana selama proses evakuasi.

Pengisi daya dan baterai tambahan untuk perangkat yang digunakan keluarga juga sebaiknya dipertimbangkan. Perlengkapan tersebut dapat membantu menjaga perangkat komunikasi tetap dapat digunakan selama kondisi darurat.

6. Dokumen penting

Salinan dokumen keluarga sebaiknya disimpan di tempat yang aman dan mudah diambil. Beberapa dokumen yang dapat disiapkan antara lain kartu identitas, polis asuransi, daftar kontak penting, akta kelahiran anak, dokumen identitas anak, foto terbaru anak, serta informasi kontak sekolah.

Keluarga juga dapat menyimpan salinan digital dokumen penting dalam flash drive. Dokumen cadangan tersebut dapat membantu apabila dokumen fisik tidak dapat dibawa atau sulit ditemukan.

Emergency Bag Anak Perlu Disesuaikan Usia

Anak tidak selalu harus membawa tas sendiri. Kemampuan membawa barang dan kebutuhan pribadi perlu menjadi pertimbangan ketika menentukan pembagian isi emergency bag.

Anak yang sudah cukup besar dan mampu membawa barang dapat memiliki tas kecil berisi sebagian kebutuhan pribadinya. Sementara itu, perlengkapan anak yang masih terlalu kecil untuk membawa tas dapat dibagi ke dalam tas orang dewasa.

1. Kebutuhan balita

Untuk balita, perlengkapan yang perlu dipertimbangkan antara lain popok, celemek makan, dan sleep sack. Bantal balita juga dapat dibawa untuk anak berusia lebih dari 2 tahun sesuai kebutuhan.

Botol atau gelas dengan sedotan dapat disiapkan apabila masih digunakan oleh anak. Dudukan toilet portabel juga dapat menjadi pilihan untuk keluarga yang membutuhkannya selama berada di luar rumah.

Kebutuhan tersebut sebaiknya mengikuti rutinitas anak. Barang yang memang digunakan sehari-hari biasanya lebih mudah diterima anak ketika situasi berubah dan mereka harus berada di tempat yang tidak familiar.

2. Kebutuhan anak yang lebih besar

Anak yang lebih besar dapat membawa makanan ringan seperti protein bar, obat pribadi yang biasa digunakan, serta pengisi daya atau baterai tambahan untuk perangkat yang memang diperlukan.

Tas juga dapat diisi perlengkapan untuk mengurangi kebosanan selama menunggu di lokasi pengungsian, seperti permainan kartu, buku, permainan teka-teki, buku catatan, dan alat tulis.

Jika anak sudah mampu membawa barang sendiri, sebagian perlengkapan tersebut dapat ditempatkan dalam tas kecil miliknya.

Kebutuhan Khusus dalam Emergency Bag Bayi

Bayi membutuhkan perlengkapan yang lebih spesifik dibandingkan anggota keluarga lain. Karena itu, kebutuhan bayi dapat ditempatkan pada bagian khusus dalam tas keluarga atau disiapkan dalam tas tersendiri.

1. Popok dan perlengkapan kebersihan

Popok, tisu basah tambahan, serta alas ganti popok yang portabel dan tahan air menjadi beberapa kebutuhan dasar bayi. Perlengkapan tersebut akan membantu orang tua ketika harus mengganti popok di luar rumah maupun di tempat pengungsian.

Jumlahnya perlu disesuaikan dengan pola penggunaan bayi sehingga persediaan tidak terlalu sedikit ketika keluarga harus berada di luar rumah lebih lama dari perkiraan.

2. Susu dan makanan bayi

Bayi yang mengonsumsi susu formula membutuhkan persediaan susu formula atau susu bubuk serta air yang diperlukan untuk menyiapkannya.

Untuk ibu yang menyusui, pompa ASI manual dan breast pads dapat menjadi perlengkapan tambahan. Sementara itu, bayi yang sudah mengonsumsi makanan lumat dapat dibekali makanan bayi dalam kemasan pouch dan celemek makan.

Kebutuhan ini tidak bisa disamaratakan karena pola konsumsi setiap bayi berbeda. Bayi yang mendapatkan ASI, susu formula, atau makanan pendamping akan memerlukan perlengkapan yang berbeda pula.

3. Perlengkapan untuk kenyamanan

Kain bedong dapat dimasukkan ke dalam tas untuk membantu menjaga kenyamanan bayi. Barang yang biasa digunakan sehari-hari juga dapat diprioritaskan karena benda yang familiar dapat membantu ketika bayi harus berada di lingkungan berbeda selama proses evakuasi.

Jangan Masukkan Semua Barang ke Satu Tas

Membagi emergency bag berdasarkan anggota keluarga dapat membuat beban lebih mudah diatur. Orang dewasa dapat membawa kebutuhan bersama sekaligus perlengkapan anak atau bayi yang belum mampu membawa barang sendiri.

Anak yang lebih besar dapat membawa tas ringan berisi sebagian kebutuhan pribadinya. Pembagian seperti ini juga membuat barang lebih mudah ditemukan karena setiap anggota keluarga memiliki bagian yang jelas.

Barang yang paling sering diperlukan sebaiknya diletakkan pada bagian yang mudah dijangkau. Dengan begitu, keluarga tidak perlu mengeluarkan seluruh isi tas ketika membutuhkan obat, makanan, perlengkapan bayi, atau dokumen tertentu.

Emergency bag juga perlu diperiksa secara berkala. Makanan, obat, baterai, pakaian, popok, susu formula, dan kebutuhan lain yang memiliki masa simpan atau bergantung pada ukuran anak perlu disesuaikan kembali ketika kondisi keluarga berubah.

Yang paling penting, isi emergency bag tidak harus sama untuk semua keluarga. Kebutuhan akan berbeda berdasarkan jumlah anggota keluarga, usia anak, kondisi kesehatan, pola makan, serta kemampuan masing-masing orang untuk membawa barang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news