PADANG, KLIKPOSITIF — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kebersihan di ruang publik dengan menerapkan standar penyapuan jalan yang lebih menyeluruh. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebersihan kota tidak hanya terjaga dari tumpukan sampah, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih sehat, nyaman, dan tertata bagi masyarakat.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang, Fadelan Fitra Masta, mengatakan bahwa peningkatan kualitas layanan kebersihan dilakukan melalui penguatan tugas dan tanggung jawab petugas penyapuan jalan yang setiap hari bekerja di berbagai kawasan kota. Menurutnya, kebersihan jalan tidak dapat diukur hanya dari berkurangnya sampah yang terlihat, melainkan harus mencakup berbagai aspek lain yang memengaruhi kenyamanan dan estetika lingkungan.
“Seluruh petugas penyapuan jalan kami arahkan ada empat aspek yang harus dibersihkan di jalan. Pertama sampah, kedua rumput liar dan gulma, ketiga pasir, dan keempat genangan air,” ujar Fadelan di Padang, Minggu (14/6/2026).
Ia menjelaskan, standar tersebut kini menjadi pedoman bagi seluruh petugas kebersihan dalam menjalankan tugas di wilayah kerja masing-masing. Dengan adanya standar yang seragam, kualitas pelayanan kebersihan diharapkan dapat lebih merata di seluruh kawasan Kota Padang.
Menurut Fadelan, keberadaan rumput liar dan gulma yang tumbuh di tepi jalan sering kali luput dari perhatian masyarakat, padahal dapat mengganggu keindahan kota dan berpotensi menjadi tempat berkembangnya berbagai hama. Begitu pula dengan pasir yang menumpuk di badan jalan yang tidak hanya mengurangi estetika, tetapi juga dapat membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua.
Selain itu, genangan air yang kerap muncul di sejumlah titik setelah hujan juga menjadi perhatian khusus petugas. Keberadaan genangan tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah kesehatan lingkungan apabila tidak segera ditangani.
Untuk mendukung efektivitas program tersebut, DLH memprioritaskan pengerahan petugas kebersihan di lokasi-lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat dan kawasan strategis kota. Area seperti sekolah, rumah ibadah, pasar, fasilitas umum, serta ruas jalan utama menjadi fokus pemeliharaan kebersihan setiap harinya.
“Kami berfokus di seluruh lokasi yang dilalui warga serta di pusat-pusat keramaian seperti sekolah, tempat peribadatan, pasar, dan lain-lain. Sehingga kami mewajibkan setiap petugas di masing-masing area tugasnya memastikan empat aspek tersebut sudah dibersihkan,” tegasnya.
Fadelan menambahkan, kebersihan merupakan salah satu indikator penting yang mencerminkan kualitas tata kelola sebuah kota. Karena itu, keberadaan petugas kebersihan di lapangan menjadi ujung tombak dalam menjaga wajah Kota Padang agar tetap bersih dan nyaman bagi seluruh warga.
Ia juga mengapresiasi dedikasi para petugas yang setiap hari bekerja sejak pagi untuk memastikan kondisi lingkungan tetap terjaga. Menurutnya, hasil kerja petugas kebersihan tidak hanya berdampak pada keindahan kota, tetapi juga berkontribusi terhadap kesehatan masyarakat dan kenyamanan aktivitas sehari-hari.
Melalui peningkatan standar penyapuan jalan ini, DLH Kota Padang berharap kualitas kebersihan ruang publik semakin meningkat dari waktu ke waktu. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan Kota Padang yang bersih, sehat, tertata, dan ramah bagi masyarakat maupun para pengunjung.
Dengan lingkungan yang terpelihara secara konsisten, Kota Padang diharapkan mampu memberikan kesan positif sebagai kota yang nyaman untuk dihuni, dikunjungi, serta menjadi kebanggaan bagi seluruh warganya.

11 hours ago
6


















































