BAZNAS Kota Padang Buka Program Beasiswa Binaan, Mahasiswa Kurang Mampu Dibiayai Hingga Semester Delapan

2 hours ago 2

PADANG, KLIKPOSITIF — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Padang kembali memperkuat komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan. Kamis (18/6/2026), BAZNAS Kota Padang resmi membuka pendaftaran Program Beasiswa Binaan yang diperuntukkan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu atau mustahik di Kota Padang.

Program tersebut dihadirkan sebagai bentuk nyata pemanfaatan dana zakat untuk memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus membantu mahasiswa menyelesaikan perkuliahan tanpa terkendala persoalan biaya. Tidak hanya memberikan dukungan finansial, program ini juga dirancang untuk membentuk karakter dan meningkatkan kapasitas penerima manfaat agar mampu menjadi generasi yang mandiri, berprestasi, dan berdaya saing.

Ketua BAZNAS Kota Padang, Yuspardi, mengatakan program Beasiswa Binaan merupakan salah satu langkah strategis dalam mengintervensi kemiskinan melalui jalur pendidikan. Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan menjadi kunci penting dalam memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Ia menjelaskan, program tersebut juga diselaraskan dengan Program Unggulan (Progul) Pemerintah Kota Padang, yakni Padang Juara, yang berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.

“Beasiswa ini bukan hanya bantuan pendidikan semata, tetapi juga bentuk investasi jangka panjang untuk mencetak generasi yang unggul, berakhlak mulia, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di masa depan,” ujar Yuspardi.

Berbeda dengan program bantuan pendidikan pada umumnya, Beasiswa Binaan BAZNAS Kota Padang tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan biaya kuliah. Para penerima manfaat juga akan mengikuti berbagai program pembinaan yang dirancang untuk meningkatkan kualitas diri, baik dari sisi karakter, spiritual, maupun kompetensi.

BAZNAS telah menyiapkan sejumlah kegiatan pendampingan secara berkala, mulai dari pelatihan motivasi, pembinaan nilai-nilai keislaman, hingga program skill development yang bertujuan membekali mahasiswa dengan kemampuan tambahan sebagai bekal memasuki dunia kerja maupun menjadi pribadi yang lebih produktif di tengah masyarakat.

Yuspardi menegaskan bahwa setiap calon penerima beasiswa wajib mengikuti proses seleksi yang ketat. Tahapan tersebut meliputi seleksi administrasi serta verifikasi faktual guna memastikan bantuan benar-benar diterima oleh mahasiswa yang memenuhi kriteria sebagai keluarga kurang mampu.

Program ini diprioritaskan bagi mahasiswa yang saat ini berada di semester tiga, baik yang menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Penentuan sasaran tersebut dilakukan agar bantuan dapat diberikan secara berkelanjutan hingga mahasiswa menyelesaikan masa studinya.

“Bagi calon mahasiswa yang lolos seleksi akan ditanggung biaya semester hingga semester delapan dengan catatan nilai IPK tetap stabil,” jelasnya.

Menurut Yuspardi, persyaratan mempertahankan indeks prestasi kumulatif (IPK) merupakan bentuk dorongan agar para penerima beasiswa tetap menjaga semangat belajar dan mempertahankan prestasi akademik selama menempuh pendidikan.

Ia berharap, melalui dukungan biaya pendidikan yang disertai program pembinaan berkelanjutan, mahasiswa penerima beasiswa mampu berkembang menjadi lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, kepedulian sosial, serta kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja.

Lebih jauh, program ini diharapkan mampu memberikan dampak sosial yang lebih luas. Dengan semakin banyak mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi, peluang mereka untuk memperoleh pekerjaan yang lebih baik akan semakin besar, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga dan memutus mata rantai kemiskinan.

BAZNAS Kota Padang optimistis Program Beasiswa Binaan akan menjadi salah satu instrumen penting dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas di Kota Padang. Melalui kolaborasi antara pengelolaan zakat yang produktif dan pembangunan sektor pendidikan, program ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang cerdas, berintegritas, berakhlak mulia, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat di masa depan.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news