Banjir Rendam Sejumlah Wilayah di Kota Padang, BPBD dan Pemerintah Kecamatan Evakuasi Warga Terdampak

10 hours ago 4

Spanduk Dealer Program Juli Honda 300 x 50 cm

PADANG, KLIKPOSITIF — Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Padang sejak Senin (3/8/2026) menyebabkan banjir merendam sejumlah kawasan di beberapa kecamatan. Genangan air yang terus meningkat memaksa pemerintah bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak, terutama di Kecamatan Kuranji, Kecamatan Nanggalo, dan sebagian wilayah Kecamatan Pauh.

Sejak pagi hingga siang hari, personel BPBD bersama aparat kecamatan, kelurahan, serta unsur terkait bergerak ke berbagai titik banjir untuk membantu proses penyelamatan warga, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan warga yang terjebak di dalam rumah akibat tingginya genangan air.

Di Kecamatan Kuranji, banjir merendam sejumlah kawasan, di antaranya Lapau Munggu, Guo, Kampung Tanjung, Korong Gadang, serta beberapa titik rawan lainnya di Kelurahan Kuranji. Air yang meluap akibat tingginya curah hujan membuat aktivitas masyarakat terganggu dan sejumlah akses jalan tidak dapat dilalui kendaraan.

Pemerintah Kecamatan Kuranji bersama BPBD terus melakukan penanganan di lapangan dengan memprioritaskan evakuasi warga serta memastikan kondisi masyarakat yang berada di wilayah terdampak. Petugas juga menyisir kawasan permukiman yang berada di sekitar aliran sungai untuk memastikan tidak ada warga yang masih terjebak.

Camat Kuranji, Rozaldi Rosman, mengatakan seluruh jajaran pemerintah kecamatan terus bersiaga menghadapi perkembangan situasi mengingat hujan masih berpotensi terjadi dan dapat meningkatkan debit air sungai.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak berada di lokasi yang berada di pinggir sungai karena kondisi cuaca masih berpotensi menyebabkan debit air meningkat. Saat ini proses evakuasi warga terdampak masih terus dilakukan bersama BPBD,” ujar Rozaldi.

Ia menegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Karena itu, warga diminta segera mengungsi apabila kondisi di sekitar tempat tinggal mulai membahayakan serta mengikuti arahan petugas yang berada di lapangan.

Sementara itu, di Kecamatan Nanggalo, banjir juga merendam sejumlah kawasan dengan kondisi genangan yang cukup tinggi di beberapa titik. Wilayah yang terdampak cukup parah meliputi Kelurahan Tabing Banda Gadang, Kelurahan Lapai, dan Kelurahan Gurun Laweh.

Petugas gabungan dari pemerintah kecamatan, pemerintah kelurahan, dan BPBD terus melakukan evakuasi warga yang masih berada di kawasan terdampak. Sejumlah perahu karet dan perlengkapan evakuasi dikerahkan untuk menjangkau lokasi yang sulit diakses karena tingginya genangan air.

Camat Nanggalo, David Ferdinand, mengatakan pihaknya masih melakukan koordinasi secara intensif untuk memastikan seluruh warga yang membutuhkan bantuan dapat segera dievakuasi dengan aman.

“Saat ini kami masih melakukan koordinasi terkait warga yang terjebak di lokasi banjir. Kami mengimbau masyarakat agar berhati-hati menghadapi cuaca ekstrem dan menjauhi daerah-daerah yang rawan banjir demi keselamatan bersama,” kata David.

Menurutnya, pemerintah kecamatan terus berkomunikasi dengan BPBD dan perangkat kelurahan guna memetakan wilayah-wilayah yang memerlukan penanganan cepat, terutama daerah yang akses jalannya terputus akibat genangan.

Selain melakukan evakuasi, pemerintah kecamatan bersama pemerintah kelurahan juga mulai melakukan pendataan terhadap dampak banjir yang terjadi. Namun, proses tersebut belum dapat dilakukan secara menyeluruh karena masih banyak titik yang belum bisa dijangkau akibat tingginya air dan kondisi cuaca yang belum sepenuhnya membaik.

Petugas di lapangan juga terus memantau perkembangan debit air di sejumlah sungai yang melintasi kawasan permukiman warga. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.

Pemerintah Kota Padang bersama BPBD memastikan seluruh personel tetap disiagakan hingga kondisi benar-benar dinyatakan aman. Koordinasi lintas instansi terus dilakukan guna mempercepat proses evakuasi, penanganan darurat, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak banjir.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi, dan selalu mengikuti informasi resmi dari instansi terkait mengenai perkembangan cuaca maupun kondisi banjir. Warga yang membutuhkan bantuan diminta segera menghubungi petugas agar proses evakuasi maupun penanganan darurat dapat dilakukan secepat mungkin.

Hingga Senin sore, proses evakuasi masih berlangsung di sejumlah titik terdampak, sementara pemerintah bersama BPBD terus melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan situasi sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi banjir susulan apabila curah hujan kembali meningkat.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news