Area Pencarian KM Nurul Salsa Diperluas, Alutsista Udara Dikerahkan

11 hours ago 6

Harianjogja.com, MAKASSAR—Operasi pencarian 18 korban KM Nurul Salsa yang tenggelam di sekitar Perairan Selayar, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, terus diperluas pada hari keenam pelaksanaan SAR. Basarnas bersama tim SAR gabungan mengerahkan alutsista laut dan udara dengan cakupan area pencarian mencapai 1.980 mil laut untuk meningkatkan peluang menemukan korban yang masih hilang.

Perluasan area pencarian dilakukan setelah analisis pergerakan arus laut menunjukkan kemungkinan korban hanyut ke arah barat daya hingga mendekati wilayah Kepulauan Nusa Tenggara Barat (NTB). Basarnas juga telah menyiapkan dukungan tambahan dari Kantor SAR Mataram dan Kantor SAR Denpasar apabila diperlukan dalam operasi pencarian berikutnya.

Direktur Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas RI Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo mengatakan sejak awal pelaksanaan operasi SAR, pihaknya telah mendapatkan dukungan berbagai alutsista dari TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Udara.

"Dari awal kita sudah didukung alat utama dari TNI, khususnya dari Kodaeral VI, satu KRI Marlin, kemudian KRI Hiu. Dan dari Lanud Hasanuddin, kita juga dibantu patroli maritim Boeing 737-200, dan standby Helikopter Caracal," ujar Yudhi Bramantyo melalui keterangan video yang diterima di Selayar, Senin (20/7/2026).

Ia menjelaskan hingga hari keenam pencarian, seluruh unsur SAR gabungan masih terus melakukan penyisiran di sejumlah titik yang diperkirakan menjadi lokasi hanyutnya korban. Selain melibatkan unsur TNI, Basarnas juga mengerahkan sejumlah kapal penyelamat dari berbagai daerah.

Basarnas mengoperasikan KN SAR Kamajaya dari Kantor Basarnas Makassar yang didukung KN SAR Pacitan dari Kantor Basarnas Kendari serta KN SAR Puntadewa dari Kantor Basarnas Maumere untuk membantu proses pencarian di laut.

Menurut Yudhi, Basarnas juga telah berkoordinasi dengan Kantor SAR Mataram untuk mengantisipasi kemungkinan perluasan operasi pencarian apabila korban terbawa arus hingga ke wilayah NTB.

"Kita juga siap Kansar dari Mataram, karena berbagai pertimbangan. Sampai dengan kemarin, sudah dievakuasi hari keempat lima korban, dan hari kelima kita dapat dua korban lagi. Alhamdulillah semuanya dalam keadaan selamat, sehingga masih ada 18 korban sesuai konfirmasi dari pihak keluarga melapor di Posko," ucapnya.

Berdasarkan data yang telah dikonfirmasi melalui posko penanganan korban, total terdapat 78 orang yang menjadi penumpang KM Nurul Salsa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 59 orang dinyatakan selamat dan satu orang meninggal dunia. Hingga Senin, masih terdapat 18 korban yang belum ditemukan dan menjadi fokus utama operasi SAR.

Basarnas menyatakan seluruh laporan jumlah korban yang masih hilang diperoleh berdasarkan konfirmasi dari pihak keluarga yang melapor kepada petugas di posko.

Untuk memaksimalkan pencarian, tim SAR gabungan membagi area operasi menjadi lima sektor. Setiap sektor memiliki luas sekitar 396 mil laut sehingga total area pencarian pada hari keenam mencapai 1.980 mil laut.

"Kemungkinan prediksi Sarmap kita lakukan sampai dengan hari keenam ini, korban mungkin lebih banyak hanyut terbawa arus ke arah barat daya. Mungkin di Kepulauan Nusa Tenggara Barat (NTB). Makanya, tadi dari SAR Mataram dan kantor SAR Denpasar kita siapkan juga untuk sewaktu-waktu kita gerakan," katanya.

Yudhi menambahkan perluasan area pencarian juga mempertimbangkan kemampuan masing-masing unsur kapal yang dikerahkan dalam operasi SAR. Pembagian sektor dilakukan untuk memastikan seluruh wilayah yang diperkirakan menjadi lintasan arus laut dapat disisir secara optimal.

"Hari ini mungkin cukup luas sekitar 1.980 nautical mil luas area pencarian. Masing-masing kita bagi sektor itu 396 nautical mil, kita bagi menjadi lima sektor sesuai kemampuan unsur-unsur kapal yang tadi kita gerakan," ujarnya.

Dukungan alutsista laut dan udara serta keterlibatan berbagai unsur SAR gabungan diharapkan dapat mempercepat proses pencarian terhadap 18 korban KM Nurul Salsa yang masih hilang. Hingga hari keenam operasi SAR, seluruh personel masih terus melakukan upaya terbaik untuk menemukan korban sekaligus memberikan kepastian bagi keluarga yang menunggu kabar dari orang-orang terdekat mereka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Yudhi Kusdiyanto

Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news