Antrean Panjang BBM Picu Kemacetan di Takalar, SPBU Diawasi Polisi

14 hours ago 7
Antrean Panjang BBM Picu Kemacetan di Takalar, SPBU Diawasi Polisi Antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum di Kecamatan Pattallassang (Dok: Saleh Sibali KabarMakassar)

KabarMakassar.com – Antrean panjang kendaraan terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Kamis (10/09).

Antrean kendaraan roda dua dan roda empat bahkan meluber hingga badan jalan dan memicu kemacetan di sejumlah ruas jalan utama.

Pantauan di lapangan, antrean terpanjang terlihat di SPBU 7492202 di Jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Kalabbirang. Kendaraan yang mengantre BBM jenis Pertalite memanjang hingga ke Jalan Jenderal Sudirman.

Sejumlah warga mengaku harus menghabiskan waktu berjam-jam untuk mendapatkan BBM.

Salah seorang warga, Daeng Jintu, mengatakan dirinya mulai mengantre sejak pukul 17.00 WITA. Ia bahkan terpaksa meninggalkan anak-anaknya di rumah demi mendapatkan Pertalite.

“Saya antre dari jam lima sore sampai malam begini belum dapat giliran ke operator. Anak-anak saya tinggalkan di rumah sendirian cuma demi dapat Pertalite,” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan Daeng Ngitung, sopir angkutan kota (pete-pete) rute Takalar-Makassar. Ia mengaku harus mengantre sekitar 80 meter selama satu jam.

Menurutnya, pembelian Pertalite juga dibatasi maksimal Rp100 ribu atau sekitar 10 liter.

Kondisi tersebut berdampak terhadap pendapatannya. Jika sebelumnya ia bisa melayani hingga tiga kali perjalanan pulang-pergi Takalar-Makassar, kini hanya mampu satu kali perjalanan.

“Biasa bisa dapat tiga ret dari Takalar ke Makassar. Sekarang cuma bisa dapat satu ret. Pendapatan untuk kebutuhan sehari-hari dan belanja anak jadi berkurang,” kata Daeng Ngitung.

Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk menormalisasi distribusi BBM agar antrean tidak terus terjadi.

Pengendara lainnya, Justin Mollock, mengaku sempat berkeliling mencari SPBU yang masih beroperasi sebelum akhirnya mengantre sekitar 20 menit di SPBU Panaikang.

Di tengah panjangnya antrean, warga juga menyoroti dugaan pengisian Pertalite menggunakan jerigen berkapasitas 33 liter di SPBU 7492247 kawasan Panaikang.

Praktik tersebut dikeluhkan warga karena dinilai berpotensi memperpanjang antrean kendaraan yang membutuhkan BBM. Warga pun meminta pengawasan terhadap distribusi BBM di SPBU diperketat.

Kapolsek Pattallassang Iptu Sumarwan membenarkan adanya antrean panjang di tiga SPBU yang berada di wilayah hukumnya.

Ketiga SPBU tersebut berada di kawasan Kalampa, Kalabbirang, dan Panaikang. Antrean mulai terlihat padat sejak sekitar pukul 15.00 WITA dan sejumlah kendaraan bahkan hampir menutup badan jalan.

Sumarwan menegaskan pihak kepolisian telah melarang pengisian BBM menggunakan jeriken.

“Kami melarang pengisian menggunakan jerigen, cukup kendaraan bermotor roda dua dan empat saja. Kami juga menyampaikan ke pihak SPBU agar pengisian kendaraan dibatasi sekali dalam sehari,” tegas Sumarwan.

Polisi juga sempat mendapati satu unit sepeda motor jenis Thunder yang mencoba melakukan pengisian BBM untuk kedua kalinya.

Petugas kemudian menindak pengendara tersebut untuk mencegah terjadinya kericuhan dengan warga lain yang tengah mengantre.

Sumarwan mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti aturan pengisian yang diberlakukan. Ia memastikan stok BBM di wilayah Takalar dalam kondisi aman.

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news