192 Pendaftar Berebut 20 Kursi Beasiswa Pilot Pemprov Sulsel

10 hours ago 2
192 Pendaftar Berebut 20 Kursi Beasiswa Pilot Pemprov Sulsel Pelaksanaan seleksi beasiswa pilot Pemprov Sulsel. (Dok: Ist)

KabarMakassar.com — Sebanyak 192 peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan mengikuti seleksi awal Program Beasiswa Sekolah Penerbang Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang bekerja sama dengan Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI). Dari jumlah tersebut, hanya 20 peserta terbaik yang akan memperoleh beasiswa untuk menempuh pendidikan penerbangan.

Program tersebut menjadi upaya Pemerintah Provinsi Sulsel dalam memperluas akses pendidikan vokasi di bidang penerbangan sekaligus menyiapkan sumber daya manusia yang dibutuhkan untuk mendukung sektor transportasi udara di masa depan.

Seleksi dilakukan secara bertahap dengan sistem penyaringan berlapis. Para peserta harus melewati seleksi administrasi dan wawancara, kemudian Tes Potensi Akademik (TPA), psikotes, tes kesamaptaan, hingga pemeriksaan kesehatan penerbangan dan tes bakat terbang.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sulawesi Selatan, M. Ishaq Iskandar, mengatakan seluruh peserta akan mengikuti seluruh tahapan seleksi sebelum ditetapkan 20 orang yang berhak menerima beasiswa.

Peserta akan mengikuti seleksi tahap pertama berupa administrasi dan wawancara oleh panitia Pemprov Sulsel. Tahap berikutnya meliputi Tes Potensi Akademik (TPA), wawancara bersama PPI Curug dan panitia Pemprov, psikotes, serta tes kesamaptaan.

Pada tahap akhir, peserta yang lolos akan menjalani tes kesehatan penerbangan (hatpen) dan tes bakat terbang (TBT). Hasil dari seluruh rangkaian seleksi tersebut menjadi dasar penentuan 20 peserta terbaik yang akan menempuh pendidikan di Politeknik Penerbangan Indonesia melalui program beasiswa.

Ishaq menegaskan bahwa profesi pilot tidak hanya membutuhkan kemampuan akademik dan kondisi fisik yang baik, tetapi juga karakter dan integritas yang kuat.

“Menjadi seorang pilot membutuhkan kondisi fisik yang baik dan kemampuan intelektual yang memadai. Namun yang tidak kalah penting adalah karakter dan semangat untuk menjaga serta mengabdi kepada bangsa dan daerah,” katanya, Senin (22/6).

Ia berharap seluruh peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaik selama proses seleksi berlangsung. Menurutnya, program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menyiapkan sumber daya manusia unggul yang mampu mendukung konektivitas wilayah dan pengembangan sektor transportasi udara.

Tingginya minat peserta menunjukkan besarnya antusiasme generasi muda Sulawesi Selatan terhadap dunia penerbangan. Bagi sebagian peserta, program beasiswa ini menjadi kesempatan langka karena biaya pendidikan pilot selama ini tergolong tinggi.

Salah seorang peserta, Muh Revanza, siswa SMA Negeri 1 Palopo, mengaku telah bercita-cita menjadi pilot sejak kecil dan melihat program tersebut sebagai peluang besar untuk mewujudkan impiannya.

“Harapan saya mengikuti program ini agar dapat mengabdikan diri kepada daerah maupun negara. Sejak kecil saya memang bercita-cita menjadi seorang penerbang dan saya juga sangat menyukai dunia penerbangan,” ujarnya.

Revanza juga mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang membuka akses pendidikan penerbangan melalui program beasiswa bagi pelajar di daerah.

Hal serupa disampaikan Zahratun Aini, siswi SMA Negeri 10 Makassar. Ia mengaku termotivasi mengikuti seleksi karena ingin mengembangkan potensi diri sekaligus berkontribusi bagi Sulawesi Selatan.

“Motivasi saya mendaftar karena ingin mengabdikan diri di daerah sendiri sebagai putri daerah yang memiliki potensi akademik maupun nonakademik. Saya sangat berterima kasih atas hadirnya program beasiswa penerbangan ini,” katanya.

Sementara itu, Andi Azizah Muzayyanah, siswi SMA Negeri 8 Bone, menilai program tersebut membuka kesempatan lebih luas bagi generasi muda Sulawesi Selatan untuk mengejar karier di dunia penerbangan.

“Saya sangat berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan atas program beasiswa Politeknik Penerbangan Indonesia ini. Program ini memberikan kesempatan kepada kami untuk menggapai cita-cita sekaligus berkontribusi bagi daerah,” ujarnya.

Program Beasiswa Sekolah Penerbang menjadi salah satu langkah Pemprov Sulsel dalam memperluas akses pendidikan vokasi yang selama ini identik dengan biaya tinggi.

Selain membuka peluang karier bagi putra-putri daerah, program ini diharapkan dapat melahirkan tenaga profesional di sektor penerbangan untuk mendukung konektivitas dan mobilitas antarwilayah di Sulawesi Selatan maupun Indonesia.

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news