Harianjogja.com, KARANGANYAR—Sebuah video yang memperlihatkan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tengah makan di sebuah warung soto di Kabupaten Karanganyar ramai diperbincangkan di media sosial. Video tersebut disertai narasi bahwa Anies dibuntuti oleh tiga anggota intel TNI, sehingga memicu spekulasi di kalangan warganet.
Rekaman yang diunggah akun TikTok @Yu_Baswedan menunjukkan Anies berada di Warung Soto Mbok Giyem. Dalam video itu, Anies bahkan tampak berfoto bersama tiga orang yang disebut sebagai anggota intel, memperkuat asumsi sebagian netizen soal adanya pemantauan.
Menanggapi viralnya video tersebut, Kodam IV/Diponegoro melalui Kodim Karanganyar memberikan klarifikasi resmi. Kepala Penerangan Kodam IV/Diponegoro Kolonel Andy Soelistyo membenarkan bahwa tiga orang dalam video tersebut merupakan anggota intel Kodim Karanganyar.
Namun, Andy menegaskan tidak ada aktivitas pengawasan terhadap Anies Baswedan. Menurutnya, keberadaan anggota tersebut di warung soto semata-mata untuk makan siang dan tidak berkaitan dengan kedatangan Anies.
“Anggota datang lebih dulu untuk makan siang. Kejadian itu murni kebetulan karena lokasi warung berada tepat di seberang Makodim Karanganyar,” ujar Andy dalam keterangan tertulis yang diterima Harianjogja.com, Rabu (4/2/2026) malam.
Andy juga memastikan tidak ada perintah dari pimpinan TNI kepada anggota intel untuk mengikuti ataupun memantau aktivitas Anies. Ia menekankan bahwa Anies saat ini berstatus sebagai warga sipil dan tidak termasuk objek pemantauan institusi militer.
Kodam IV/Diponegoro berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang berkembang di ruang digital dan menghindari kesalahpahaman publik.
“Selepas menghadiri rapat pemantauan wilayah, anggota singgah untuk makan siang tanpa mengetahui bahwa Bapak Anies juga akan makan di tempat yang sama,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

2 hours ago
2

















































