Petugas saat berusaha mengevakuasi truk boks bermuatan obat nyamuk yang terperosok ke jurang di Jalan Kaliurang, Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul, Rabu (15/4/2026). - Harian Jogja - Yosef
Harianjogja.com, BANTUL—Sebuah truk boks bermuatan obat nyamuk sekitar empat ton terperosok ke tepi jalan di Jalur Dlingo, di Kapanewon Dlingo, Bantul, setelah kehilangan kendali saat melintas di kondisi jalan licin dan minim penerangan.
Peristiwa kecelakaan tunggal ini terjadi pada Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 20.30 WIB, saat kendaraan melaju dari arah Bantul menuju Wonosari, Gunungkidul.
Kepala Seksi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan truk berwarna kuning dengan nomor polisi E 8474 AW tersebut dikemudikan TY (49), warga Karangtengah, di Tuntang, Kabupaten Semarang.
“Benar telah terjadi laka lantas tunggal di jalur Dlingo. Kendaraan tersebut bermuatan obat nyamuk seberat kurang lebih empat ton yang rencananya akan dikirim menuju Wonosari, Gunungkidul,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).
Jalur Curam dan Minim Penerangan
Insiden bermula saat truk melintasi jalur menurun dengan tikungan tajam di kawasan perbukitan Dlingo.
Kondisi jalan yang licin akibat hujan serta minimnya penerangan diduga membuat pengemudi tidak mampu mengendalikan laju kendaraan.
“Sesampainya di lokasi dengan kondisi jalan menurun dan menikung, sopir diduga tidak dapat menguasai laju kendaraan. Karena jalan licin dan kondisi gelap tanpa penerangan jalan, kendaraan akhirnya keluar jalur dan terperosok,” jelas Rita.
Polisi juga menduga pengemudi belum sepenuhnya mengenali karakteristik jalur Dlingo yang dikenal ekstrem, terutama bagi kendaraan bermuatan berat.
Faktor cuaca dan kondisi jalan menjadi pemicu utama dalam kecelakaan tersebut.
Evakuasi Terkendala Kedalaman
Meski kendaraan mengalami kerusakan cukup parah pada bagian bak atas dan kaca depan pecah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Pengemudi dilaporkan selamat tanpa mengalami luka.
“Pengemudi dalam kondisi selamat. Kerugian materi diperkirakan sekitar Rp10 juta,” kata Rita.
Pada Rabu (15/4/2026) siang, petugas Satlantas Polsek Dlingo bersama mobil derek melakukan proses evakuasi di lokasi kejadian.
Proses evakuasi sempat mengalami kendala karena kendaraan terperosok cukup dalam, sekitar lima meter dari badan jalan.
Polres Bantul mengimbau pengendara, khususnya angkutan barang, untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur perbukitan.
“Pastikan kondisi kendaraan prima dan berhati-hati jika melewati medan yang belum dikuasai. Jalur Dlingo memiliki banyak titik rawan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

4 hours ago
4

















































