Launching Posko Mudik BPJS kesehatan di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar (Dok: Sinta KabarMakassar).KabarMakassar.com — BPJS Kesehatan menghadirkan Posko Mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar sebagai bentuk komitmen memastikan layanan kesehatan tetap mudah diakses masyarakat selama perjalanan mudik.
Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto, mengatakan mudik bukan sekadar perjalanan pulang kampung, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi serta memperbarui semangat kebersamaan bersama keluarga.
“Namun di balik kebahagiaan itu, perjalanan mudik juga menghadirkan tantangan. Jutaan masyarakat melakukan perjalanan jarak jauh secara bersamaan dengan waktu tempuh panjang, sehingga kondisi kesehatan para pemudik menjadi sangat penting untuk diperhatikan,” ujarnya saat peresmian Posko Mudik di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar, Jumat (13/03).
Akmal menegaskan, sebagai penyelenggara program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), BPJS Kesehatan memiliki tanggung jawab memastikan akses pelayanan kesehatan tetap tersedia kapan pun dan di mana pun dibutuhkan, termasuk saat masyarakat melakukan perjalanan mudik.
Ia menambahkan, prinsip portabilitas layanan JKN memastikan peserta tetap bisa mengakses layanan kesehatan di berbagai daerah tanpa harus kembali ke daerah asal.
“Peserta JKN dapat mengakses pelayanan kesehatan di lokasi mereka berada, termasuk ketika sedang melakukan perjalanan mudik,” jelasnya.
Untuk mendukung hal tersebut, BPJS Kesehatan menghadirkan Posko Mudik di delapan titik strategis di Indonesia, di antaranya Pelabuhan Merak, Terminal Pulo Gebang, sejumlah rest area jalan tol, Terminal Purabaya, hingga Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar.
Awalnya posko tersebut dijadwalkan beroperasi selama empat hari. Namun melihat kebutuhan pemudik, layanan diperpanjang menjadi enam hari, dari 13 hingga 18 Maret 2026.
Di posko tersebut, pemudik dapat memanfaatkan layanan kesehatan selama 24 jam yang didukung dokter, perawat, petugas BPJS, serta mobil ambulans. Layanan yang diberikan meliputi konsultasi kesehatan, pemeriksaan sederhana, pemberian obat-obatan, hingga tindakan medis darurat sebelum dirujuk ke fasilitas kesehatan.
Selain layanan medis, pemudik juga dapat beristirahat dengan memanfaatkan fasilitas tambahan seperti makanan, minuman, area istirahat, hingga fasilitas pengisian daya ponsel.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham menyambut baik kehadiran Posko Mudik BPJS Kesehatan yang dinilai membantu memberikan kenyamanan bagi para pemudik.
Ia bahkan mendorong agar durasi layanan posko terus ditambah serta fasilitasnya diperluas di masa mendatang.
“Dengan situasi dan fasilitas yang kita hadirkan, masyarakat diharapkan merasa nyaman sehingga mau memeriksakan kesehatannya sebelum melanjutkan perjalanan ke kampung halaman,” kata Aliyah.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin membayar iuran BPJS Kesehatan agar keberlanjutan layanan kesehatan bagi seluruh peserta tetap terjaga.
“Jangan hanya ingat BPJS saat sakit. Ketika sehat, kewajiban membayar iuran juga harus diperhatikan,” tegasnya.
Menurut Aliyah, Pemerintah Kota Makassar juga menyiagakan layanan kesehatan selama libur Lebaran, termasuk operasional puskesmas serta layanan home care 24 jam melalui call center 112 dan aplikasi Lokasara.
Ia pun mengimbau para pemudik agar tidak memaksakan perjalanan jika kondisi tubuh sudah lelah dan memanfaatkan posko kesehatan yang tersedia.
“Beristirahatlah jika lelah. Kesehatan adalah prioritas utama agar Anda bisa berkumpul dengan keluarga di hari kemenangan,” tutupnya.


















































