KLIKPOSITIF, KLIKPOSITIF — Kiprah mahasiswa Politeknik Negeri Padang (PNP) di kancah internasional kembali menorehkan prestasi membanggakan. Dua tim mahasiswa PNP sukses meraih penghargaan pada ajang Mobile App Competition 8.0 yang diselenggarakan di Sarawak, Malaysia, pada 31 Januari 2026. Prestasi tersebut diraih pada kategori Product Innovation, setelah bersaing dengan berbagai tim mahasiswa dari perguruan tinggi ternama di tingkat internasional.
Kompetisi ini diselenggarakan oleh Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS) bekerja sama dengan Sarawak Road Asset Management Solutions (SRAMS), Malaysia Digital Economy Corporation (MDEC), dan Sarawak Skills. Ajang ini menjadi bagian dari upaya strategis untuk mempertemukan dunia akademik dengan industri dalam rangka mendorong lahirnya solusi digital inovatif yang aplikatif dan berdaya guna.
Dalam kompetisi tersebut, Tim FLEXD berhasil meraih penghargaan 2nd Runner-Up melalui aplikasi IRIS (Integrated Road Intelligence System), sebuah sistem cerdas yang dirancang untuk mendukung pengelolaan dan analisis kondisi infrastruktur jalan secara terintegrasi. Aplikasi ini dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung pengambilan keputusan berbasis data di sektor transportasi dan infrastruktur.
Sementara itu, Tim MiDev memperoleh Consolation Prize melalui aplikasi DriveSafe, sebuah inovasi digital yang berfokus pada peningkatan keselamatan berkendara. Aplikasi ini menawarkan solusi preventif dengan pendekatan teknologi untuk membantu pengguna mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas, sehingga dinilai relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.
Kedua tim tersebut berasal dari Program Studi D4 Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak (TRPL), Politeknik Negeri Padang. Tim FLEXD terdiri atas Rangga Yuda, Ihsan Nul Amri, dan Miftahul Azzahra, sedangkan Tim MiDev beranggotakan Fitrah Septiandwi Sensi, Chantika Aurora Akmal, dan Muhammad Dafa Aziul Ardi. Para mahasiswa ini berhasil menunjukkan kemampuan teknis, kreativitas, serta pemahaman terhadap kebutuhan industri global dalam mengembangkan produk berbasis aplikasi mobile.
Direktur PNP Revalin Hardianto menapresuasi kedua im NP yang telah mengharumlan nama ampus iajang nernasional. “Kami sangat apresiasi apa yang diraih kedua tim ini. Selamat untuk kedua tim. “Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi dan berani berkompetisi di tingkat internasional, sekaligus memperkuat kontribusi pendidikan vokasi Indonesia di kancah dunia,” Senin (2/2/2026).
Menurut Revalin, keberhasilan kedua tim ini tidak terlepas dari peran aktif para dosen pembimbing, yakni Rahmat Hidayat, Aldo Erianda, Taufik Gusman, Alde Alanda, Ardian Firosha, dan Hidra Amnur. Melalui pendekatan pembelajaran berbasis proyek (project-based learning), mahasiswa dibimbing untuk mengembangkan solusi nyata yang selaras dengan perkembangan industri teknologi digital, mulai dari tahap perancangan, pengembangan, hingga presentasi produk di tingkat internasional.
“Selain dukungan internal dari PNP, keikutsertaan mahasiswa dalam ajang internasional ini juga mendapat dukungan dari Sotvi.org (Society of Visual Informatics). Organisasi ini berperan sebagai mitra komunitas yang mendukung pengembangan inovasi mahasiswa, sekaligus memperluas jejaring kolaborasi di bidang teknologi dan informatika,” ujarnya.
Prestasi yang diraih ini menjadi bukti nyata komitmen Politeknik Negeri Padang sebagai perguruan tinggi vokasi dalam mendorong internasionalisasi pendidikan, peningkatan kualitas mahasiswa, serta kesiapan lulusan menghadapi tantangan industri digital global.(*)

1 day ago
3


















































