Mahasiswa KKN Unand Lakukan Pemeriksaan Antropometri Balita di Nagari Andiang

4 days ago 7

TARUNA - hayati

KLIKPOSITIF- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas (Unand) yang bertugas di Nagari Andiang, Kecamatan Suliki, Kabupaten Limapuluh Kota, melaksanakan program pemeriksaan antropometri di seluruh posyandu yang ada di nagari tersebut.

Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja rumpun kesehatan mahasiswa KKN Unand di Nagari Andiang. Pemeriksaan dilakukan bekerja sama dengan kader posyandu setempat dan difokuskan pada balita usia 0–5 tahun guna memantau tumbuh kembang anak serta mencegah risiko stunting.

Pemeriksaan antropometri tersebut dilaksanakan di tiga posyandu pada tiga hari berturut-turut. Pada hari pertama, mahasiswa KKN melakukan pemeriksaan di Posyandu Jorong Siboka dengan pendampingan kader posyandu, Yeni. Hari kedua dilanjutkan di Posyandu Jorong Padang Bungo bersama kader Winda. Sementara itu, pemeriksaan hari terakhir berlangsung di Posyandu Jorong Simpang Limo dengan pendampingan kader posyandu setempat, Wina.

Pemeriksaan di seluruh jorong Nagari Andiang dilakukan agar layanan kesehatan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat. “Dengan adanya bantuan mahasiswa KKN Universitas Andalas, kegiatan pengecekan kesehatan ibu dan bayi menjadi lebih mudah,” ungkap Wina, Kader Posyandu Simpang Limo.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN terlibat langsung membantu proses pemeriksaan balita, meliputi pengukuran berat badan dan tinggi badan. Data hasil pengukuran ini digunakan untuk memantau pertumbuhan anak sebagai langkah pencegahan stunting dan kekurangan gizi.

Wali Nagari Andiang, Gusfialdi, menyebutkan bahwa Nagari Andiang termasuk nagari yang berhasil menekan angka stunting. “Nagari Andiang merupakan salah satu nagari yang berhasil melawan stunting,” terangnya.

Sementara itu, Dosen Pembimbing KKN, Dr. Heri Surikno, menyampaikan, pelaksanaan KKN di Nagari Andiang telah berlangsung sejak 2 Januari 2026. Menurutnya, mahasiswa dituntut untuk aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan masyarakat sebagai bentuk pengabdian dan implementasi Tridarma Perguruan Tinggi.

“KKN ini insyaallah akan berakhir pada 7 Februari. Alhamdulillah, mahasiswa kami mampu beradaptasi dan berkontribusi dalam setiap kegiatan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga

Berdasarkan data lapangan, kasus stunting di Nagari Andiang tercatat hanya dua kasus. Capaian ini dinilai sebagai hasil positif dan menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus mencegah dan menanggulangi stunting.

Selain melakukan pemeriksaan, mahasiswa KKN juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait kesehatan anak. Dengan latar belakang keilmuan yang beragam di rumpun kesehatan, seperti kedokteran, keperawatan, farmasi, dan kesehatan gigi, mahasiswa KKN diharapkan mampu memberikan manfaat yang luas dan berkelanjutan bagi masyarakat Nagari Andiang.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news