Ketua KORMI Makassar, Andi Ryan Adrianto (Dok: Sinta KabarMakassar).KabarMakassar.com — Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Makassar mulai membidik sejumlah lahan fasilitas umum (fasum) milik pemerintah untuk dijadikan sarana olahraga masyarakat.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya menghadirkan sport center di setiap kecamatan agar aktivitas olahraga rekreasi semakin dekat dengan warga.
Ketua KORMI Makassar, Andi Ryan Adrianto, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Makassar untuk mengidentifikasi lahan yang bisa dimanfaatkan sebagai ruang olahraga masyarakat.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Pak Wali Kota dan juga Dinas Tata Ruang serta Dinas Perumahan Permukiman untuk mencari fasum pemerintah yang bisa dimanfaatkan sebagai sarana olahraga,” ujar Ryan saat Buka Puasa di Sekretariat Kormi Jalan Faisal, Senin (09/03).
Menurutnya, salah satu lokasi yang sedang dipertimbangkan berada di Kecamatan Biringkanaya. Di kawasan tersebut terdapat lahan fasum yang dinilai berpotensi dikembangkan menjadi fasilitas olahraga masyarakat.
“Insyaallah di Biringkanaya ada lahan yang akan kami coba olah bersama pemerintah kecamatan dan kelurahan agar bisa dijadikan sarana prasarana olahraga warga,” katanya.
Ryan menambahkan, kehadiran sport center di tingkat kecamatan diharapkan dapat mendorong budaya olahraga di tengah masyarakat. Program ini menjadi bagian dari upaya KORMI untuk mengolahragakan masyarakat melalui aktivitas olahraga rekreasi.
Selain pengembangan fasilitas, KORMI Makassar juga menyiapkan berbagai kegiatan olahraga masyarakat yang akan digelar mulai dari tingkat kelurahan hingga tingkat kota.
“Kami rencanakan tahun ini akan ada event olahraga masyarakat dari tingkat kelurahan, kecamatan sampai tingkat kota,” ujarnya.
Ia menjelaskan, olahraga yang dikembangkan KORMI berbeda dengan olahraga prestasi yang berorientasi pada kompetisi. Fokus utama organisasi ini adalah membudayakan masyarakat agar gemar berolahraga, termasuk melalui olahraga rekreasi dan tradisional.
“Kita ingin membudayakan masyarakat supaya senang berolahraga, termasuk olahraga tradisional seperti senam dan kegiatan rekreasi lainnya,” jelas Ryan.
Saat ini KORMI Makassar menaungi sedikitnya 28 induk organisasi olahraga (Inorga). Berbeda dengan cabang olahraga, Inorga merupakan wadah bagi berbagai komunitas olahraga rekreasi.
Beberapa di antaranya meliputi panahan, senam, YOF, airsoft gun, hingga pencak silat budaya.
“Di KORMI ada 28 Inorga yang menaungi berbagai komunitas olahraga masyarakat,” katanya.
Ke depan, KORMI Makassar juga menargetkan pengembangan aktivitas olahraga rekreasi hingga ke tingkat paling bawah, termasuk RT dan RW.
“Insyaallah ke depan KORMI akan menjalar sampai ke tingkat RT dan RW agar olahraga masyarakat benar-benar hadir di tengah warga,” tutup Ryan


















































