Forum ICSSD-SEA 2026 Jadi Ajang Wako Fadly Amran Promosikan Inovasi Pembangunan Kota Padang

13 hours ago 6

PADANG, KLIKPOSITIF — Wali Kota Padang Fadly Amran tampil sebagai keynote speaker dalam International Conference on the Social Dimensions of Sustainable Development in Southeast Asia (ICSSD-SEA) 2026 yang digelar di Convention Hall Universitas Andalas, Selasa (14/7/2026). Forum internasional yang diselenggarakan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas itu menjadi ajang bagi para akademisi, peneliti, dan pemangku kepentingan dari berbagai negara untuk membahas dimensi sosial pembangunan berkelanjutan di kawasan Asia Tenggara.

Konferensi tersebut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Padang Didi Aryadi, Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Kota Padang Maihendrizon, Wakil Rektor IV Universitas Andalas Prof. Henmaidi, Dekan FISIP Unand Dr. Jendrius, serta narasumber dan peneliti dari Indonesia, Malaysia, Australia, Thailand, dan Laos.

Dalam paparannya di hadapan ratusan peserta konferensi, Fadly Amran memperkenalkan berbagai Program Unggulan (Progul) Pemerintah Kota Padang yang dirancang untuk mendukung pembangunan berkelanjutan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Menurutnya, pembangunan tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menyangkut investasi jangka panjang pada sektor pendidikan, kesehatan, dan penguatan nilai-nilai sosial di tengah masyarakat.

Salah satu program yang menjadi perhatian dalam presentasi tersebut adalah Padang Juara. Program ini difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan, mulai dari pemberian beasiswa hingga bantuan pendidikan bagi keluarga kurang mampu.

Fadly menjelaskan, Pemko Padang terus memperluas akses pendidikan melalui berbagai kebijakan strategis, termasuk mengirimkan mahasiswa untuk melanjutkan studi ke luar negeri. Upaya tersebut diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang memiliki daya saing global tanpa meninggalkan identitas dan nilai-nilai lokal.

“Pada tahun ini, Pemerintah Kota Padang mengirimkan sekitar 60 mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan di berbagai universitas di Provinsi Guangdong dan Beijing, Tiongkok. Kami juga berencana mengirimkan mahasiswa untuk menempuh pendidikan di sejumlah universitas di Malaysia,” ujar Fadly Amran.

Selain program beasiswa internasional, Pemko Padang juga memberikan bantuan berupa seragam sekolah dan Lembar Kerja Siswa (LKS) gratis bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh anak di Kota Padang memperoleh kesempatan pendidikan yang setara.

Di sektor kesehatan, Fadly memaparkan Program Padang Melayani yang menjadi salah satu instrumen pemerintah daerah dalam memperluas akses layanan kesehatan masyarakat. Program tersebut mencakup layanan BPJS Kesehatan Gratis, kehadiran Dokter Warga, hingga perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Menurut Fadly, Pemerintah Kota Padang menargetkan sebanyak 37 ribu masyarakat dapat memperoleh manfaat dari program BPJS Ketenagakerjaan dalam empat tahun mendatang. Kebijakan itu merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat dan pekerja.

Tidak hanya berfokus pada aspek pendidikan dan kesehatan, Pemerintah Kota Padang juga memperkuat pembangunan sosial berbasis nilai-nilai keagamaan dan budaya melalui Program Smart Surau. Program tersebut diarahkan untuk membangun karakter generasi muda dengan menjadikan masjid sebagai pusat pembelajaran dan pembinaan.

“Program unggulan lainnya adalah Smart Surau yang berfokus pada pendidikan generasi muda berbasis masjid. Sementara itu, Dubalang Kota bertujuan menghidupkan kembali model kepemimpinan kolaboratif melalui sinergi antara pemerintah, ulama, ninik mamak, dan kaum intelektual,” kata Fadly.

Ia menegaskan, konsep pembangunan berkelanjutan yang diterapkan Pemerintah Kota Padang tidak hanya bertumpu pada indikator ekonomi, tetapi juga menempatkan aspek sosial, budaya, dan partisipasi masyarakat sebagai elemen utama dalam pembangunan kota.

Sementara itu, mewakili Ketua Panitia ICSSD-SEA 2026, Andri Rusta menyampaikan bahwa konferensi internasional tersebut menghadirkan para peneliti dari berbagai negara yang mewakili universitas dan institusi masing-masing. Kehadiran peserta lintas negara diharapkan mampu memperkaya perspektif dalam menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan di kawasan Asia Tenggara.

Menurutnya, ICSSD-SEA 2026 tidak sekadar menjadi forum akademik untuk mempresentasikan hasil penelitian, melainkan juga wadah strategis untuk membangun kolaborasi dan memperkuat jejaring keilmuan antarnegara.

“Kami berharap konferensi ini tidak hanya menjadi ruang untuk mempresentasikan hasil penelitian, tetapi juga menjadi tempat bertukar gagasan, membangun kolaborasi, serta memperkuat jejaring akademik di kawasan Asia Tenggara maupun berbagai belahan dunia lainnya,” ujar Andri.

Penyelenggaraan ICSSD-SEA 2026 di Universitas Andalas menjadi bukti meningkatnya perhatian terhadap pentingnya dimensi sosial dalam pembangunan berkelanjutan. Melalui forum tersebut, berbagai pemikiran dan praktik terbaik dari sejumlah negara diharapkan dapat melahirkan rekomendasi kebijakan yang mampu menjawab tantangan sosial di masa depan.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news